Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Setelah sebelumnya harga sejumlah sayuran mengalami kenaikan, kini giliran komoditas cabai yang mengalami kenaikan harga.
Hampir seluruh jenis cabai tercatat naik, mulai dari cabai merah, cabai hijau, hingga cabai rawit. Kenaikan ini tentu saja kembali menambah beban pengeluaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dapur.
Salah satu touke cabai di Rejang Lebong, Cecep, mengatakan kenaikan terjadi pada hampir seluruh jenis cabai dalam beberapa hari terakhir.
Ia menjelaskan, harga cabai merah yang sebelumnya dijual Rp 28.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Cabai hijau juga mengalami kenaikan dari Rp 16.000 menjadi Rp 22.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah atau yang dikenal masyarakat sebagai rawit setan kini dijual Rp 50.000 per kilogram, dari sebelumnya berkisar Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.
"Semua jenis cabai naik, naiknya beragam, sudah sejak beberapa hari kemarin naiknya,"jelas Cecep saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Rabu (29/7/2026).
Sempat Turun karena Pasokan dari Jawa
Cecep menjelaskan, harga cabai sebelumnya sempat mengalami penurunan karena pasokan dari Pulau Jawa dan luar daerah yang masuk ke Rejang Lebong dalam jumlah yang cukup banyak.
Bertambahnya pasokan tersebut membuat stok cabai di pasaran melimpah sehingga harga jual sempat turun. Namun, saat ini kondisi pasokan telah kembali normal.
"Dulu harga sempat turun karena ada cabai dari Jawa yang masuk. Sekarang stok cabai sudah kembali normal,"lanjut Cecep.
Masyarakat Keluhkan Harga Bahan Pangan Terus Naik
Kenaikan harga cabai menambah daftar bahan pangan yang mengalami kenaikan harga di Rejang Lebong.
Sebelumnya, sejumlah komoditas sayuran seperti wortel, tomat, sawi, kol, hingga labu siam juga mengalami kenaikan harga. Kini, cabai ikut mengalami kenaikan sehingga masyarakat menilai hampir seluruh kebutuhan dapur mengalami peningkatan harga.
Salah seorang warga Curup, Putri (42), mengaku kenaikan harga cabai membuat pengeluaran rumah tangga semakin besar.
"Beberapa waktu lalu sayur-sayuran yang naik, sekarang cabai juga ikut naik. Hampir semua kebutuhan dapur harganya naik, jadi belanja sehari-hari terasa lebih mahal,"keluhnya.