TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo.
Namun Purbaya menegaskan kabar tersebut hanyalah spekulasi yang sudah berulang kali muncul dan tidak pernah menjadi kenyataan.
Ya, nama Purbaya belakangan ramai diperbincangkan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.
Pengunduran diri Perry membuat posisi Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, hingga pemerintah menetapkan pejabat definitif.
Baca juga: Mahfud Desak Polisi Proaktif Soal Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Jangan Tunggu Keluarga
Baca juga: Kejagung Ungkap Korupsi MBG Era Dadan Buat Negara Boncos Belasan Triliun per Tahun
Sesuai mekanisme yang berlaku, Presiden Prabowo Subianto akan mengusulkan calon Gubernur BI kepada DPR RI untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum dipilih menjadi pimpinan bank sentral.
Di tengah proses tersebut, nama Purbaya disebut-sebut sebagai salah satu figur yang berpeluang menduduki kursi Gubernur BI.
Namun, Purbaya membantah kabar tersebut.
Ia mengatakan isu mengenai dirinya menjadi Gubernur BI bukan hal baru karena sudah beberapa kali beredar, tetapi tidak pernah terealisasi.
"Isu abadi, isu sana-sini enggak pernah jadi," ujar Purbaya kepada awak media, Selasa (28/7/2026), dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
Purbaya juga enggan berspekulasi mengenai siapa sosok yang akan memimpin Bank Indonesia.
Menurutnya, penentuan Gubernur BI sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
"Kita ikutin perintah Bapak Presiden," tuturnya.
Isu pencalonan Purbaya sebenarnya sempat mencuat ketika nilai tukar rupiah melemah hingga menyentuh Rp18.000 per dolar AS. Namun pada saat itu Perry Warjiyo masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Kini, setelah Perry resmi menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (25/7/2026), spekulasi mengenai penggantinya kembali menguat.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan nama calon resmi Gubernur Bank Indonesia yang akan diajukan kepada DPR RI.
Proses pengisian jabatan tersebut masih menunggu tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mulai dari usulan Presiden hingga pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Dengan demikian, seluruh nama yang beredar, termasuk Purbaya Yudhi Sadewa, masih sebatas spekulasi dan belum mencerminkan keputusan resmi pemerintah.