Cek Fakta: Hoaks PGI Beri Bantuan Dana DAP Australia Rp 300 Juta
Nur Habibie July 29, 2026 04:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) memberikan bantuan dana DAP Australia Rp 300 juta secara gratis. Foto itu beredar di media sosial pada 14 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PGI RESMI MENYALURKAN DANA BANTUAN DANA DAP AUSTRALIA SEBESAR 300 JUTA SECARA GRATIS TANPA BIAYA ADMINISTRASI".

Lalu benarkah postingan klaim PGI memberikan bantuan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta secara gratis?

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)
CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim PGI memberikan bantuan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta. Penelusuran dengan menggunakan Google Image, ditemukan foto klaim dalam postingan identik dengan artikel berita berjudul "Seruan PGI untuk Umat Kristen dalam Menghadapi Pemilu 2024".

Penelusuran juga dilakukan menggunakan mesin pencarian google dengan kata kunci atau keyword "dana bantuan gereja". Hasilnya ditemukan artikel dari Liputan6.com berjudul "Kemenag Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Bantuan Dana Gereja".

Dalam artikel tersebut, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap maraknya hoaks di media sosial terkait bantuan dana untuk gereja dengan memungut biaya tertentu.

Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung mengatakan, informasi yang beredar terkait hal tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Sehingga, masyarakat khususnya gereja dan lembaga keagamaan Kristen, diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing.

"Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan Kristen hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Jeane dikutip dari laman resmi Kemenag.

Dia menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah.

"Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya," ujar dia.

Penelusuran juga menemukan postingan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Australia melalui akun Instagram @kedubesaustralia. Berikut isinya:

"PERINGATAN PENIPUAN

Kami menyadari adanya penipuan yang melibatkan video yang dimanipulasi dan diklaim berasal dari pejabat Kedutaan Besar Australia.

Harap berhati-hati dan jangan membagikan informasi pribadi atau berinteraksi dengan akun WhatsApp maupun media sosial yang tidak resmi dalam bentuk apa pun.

Situs web dan akun media sosial resmi Kedutaan Besar Australia adalah:

Situs web: https://indonesia.embassy.gov.au

Instagram: kedubesaustralia

X: @DubesAustralia

Facebook: Australian Embassy - Jakarta, Indonesia

LinkedIn: Australian Embassy, Indonesia

YouTube: @AustralianEmbassyJakarta

Jika Anda menemukan akun yang mencurigakan, harap laporkan dan beri tahu kami."

 

Sumber:

https://news.detik.com/pemilu/d-7151464/seruan-pgi-untuk-umat-kristen-dalam-menghadapi-pemilu-2024

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/8243133/kemenag-imbau-masyarakat-waspadai-hoaks-bantuan-dana-gereja

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6232014/cek-fakta-hoaks-tautan-pendaftaran-bantuan-dana-dari-australia-sambut-natal-dan-tahun-baru

https://www.instagram.com/p/DLCpc1XSPWZ/

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim PGI memberikan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta secara gratis merupakan hoaks.

Banner hoaks
Banner hoaks

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.