Liputan6.com, Jakarta - PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi memperkenalkan BAIC T1 pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini menjadi kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di pasar Indonesia, sekaligus memperkuat langkah perusahaan dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Kehadiran BAIC T1 juga menjadi bagian dari perjalanan BAIC Indonesia yang kini memasuki tahun ketiga sejak resmi hadir di pasar nasional. Sebelumnya, BAIC telah menghadirkan BJ40 Plus, X55 II, hingga BJ30 HEV yang kini berkontribusi sebesar 56 persen terhadap total penjualan merek tersebut di Indonesia.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan peluncuran BAIC T1 merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan pilihan mobilitas yang lebih lengkap bagi masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.
"Selama tiga tahun terakhir, PT JIO Distribusi Indonesia telah membangun fondasi yang kuat untuk memperkenalkan dan mengembangkan merek BAIC di Indonesia. Memasuki tahun 2026, kami semakin menegaskan komitmen tersebut melalui strategi bisnis yang lebih agresif, mulai dari perluasan jaringan dealer, penguatan portofolio kendaraan hybrid, hingga memasuki era kendaraan listrik penuh dengan menghadirkan BAIC T1 sebagai Battery Electric Vehicle pertama BAIC di Indonesia," ujar Dhani Yahya, di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026).
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap BAIC juga terus meningkat. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan penjualan BAIC Indonesia yang mencapai 91 persen pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga akhir tahun ini, BAIC menargetkan penambahan jaringan dealer, khususnya di Jabodetabek, sehingga totalnya menjadi 12 dealer di wilayah tersebut.

Sebagai produk baru, BAIC T1 diposisikan sebagai electric crossover yang menawarkan kabin luas, teknologi pintar, fitur keselamatan lengkap, serta kenyamanan berkendara. Melalui model ini, BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit hingga akhir 2026, sekaligus membidik pangsa pasar sebesar 16 persen di segmen kendaraan listrik nasional.
Dari sisi performa, BAIC T1 dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga 160 kW (214 dk) dan torsi 340 Nm. Sumber tenaganya berasal dari baterai berkapasitas 67,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 520 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC. Mobil ini juga telah mendukung DC fast charging, sehingga proses pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat untuk menunjang mobilitas harian.
Selain menawarkan performa yang kompetitif, BAIC T1 dibekali berbagai fitur modern seperti layar infotainment 14,6 inci, panel instrumen digital, kamera 360 derajat, Advanced Driver Assistance System (ADAS), panoramic sunroof, hingga konektivitas pintar yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan selama berkendara.
Bertepatan dengan berakhirnya masa pre-booking, BAIC mengumumkan harga resmi T1 sebesar Rp 393 juta. Namun, sebagai bentuk apresiasi kepada para early adopter, perusahaan memberikan harga spesial Rp 373 juta bagi 1.000 konsumen pertama, atau lebih hemat Rp 20 juta dibandingkan harga normal.
Selama GIIAS 2026, setiap pembelian BAIC T1 berhak mendapatkan dashcam gratis, portable charging, serta penawaran khusus wall charger 7 kW senilai Rp 8,7 juta termasuk instalasi dasar.
Tak hanya itu, BAIC turut menghadirkan berbagai program penjualan selama GIIAS 2026, mulai dari potongan harga kendaraan hingga Rp 91 juta, diskon aksesori orisinal hingga 25 persen, diskon merchandise hingga 34 persen, bunga kredit 0 persen, serta uang muka mulai 15 persen. Konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran juga berkesempatan memenangkan satu unit BAIC T1 melalui undian.
BAIC sendiri menargetkan penjualan 400 unit selama GIIAS 2026, dengan sekitar 50 persen di antaranya disumbang oleh BAIC T1.
Untuk memberikan rasa tenang kepada konsumen, BAIC T1 dibekali garansi kendaraan selama 6 tahun atau 160.000 km, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, serta gratis servis selama 4 tahun atau 80.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu. Paket purna jual tersebut dihadirkan agar pelanggan dapat menikmati pengalaman memiliki kendaraan listrik dengan aman dan nyaman.