TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), menerbitkan obligasi berdenominasi yen Jepang atau Samurai Bonds senilai 21,4 miliar yen Jepang (Rp2,4 triliun) untuk perluas jaringan fiber-to-the-home (FTTH) di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan keterbukaan informasi, penerbitan obligasi tersebut terdiri atas Tranche I bertenor tiga tahun senilai 19,4 miliar yen Jepang dengan kupon 3,40 persen per tahun serta Tranche II bertenor lima tahun senilai 2 miliar yen Jepang dengan kupon 3,92 persen per tahun.
Obligasi tersebut juga memperoleh peringkat BBB+ dari Japan Credit Rating Agency (JCR).
Baca juga: Surat Utang RI Dapat Rating AAA di China, Panda Bond Terbit 23 Juli 2026
Selain membiayai pembangunan jaringan baru, WIFI juga akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas dan memelihara infrastruktur telekomunikasi, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta membiayai kembali atau refinancing utang.
Direktur Utama PT Integrasi Jaringan Ekosistem Hendrik Tee mengatakan, pendanaan dari pasar obligasi Jepang akan memperkuat struktur permodalan sekaligus memperluas akses perusahaan terhadap sumber pembiayaan global.
"Dengan dukungan investor internasional, kami akan mempercepat pembangunan jaringan fixed broadband nasional agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi dengan harga yang terjangkau," katanya dikutip dari Kontan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Menurut Hendrik, tambahan pendanaan tersebut diharapkan mempercepat pembangunan jaringan FTTH sekaligus memperluas jangkauan layanan internet rumah seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai daerah.
Pergerakan saham
Saham WIFI pada perdagangan sesi pertama hari ini berakhir melemah 2,50 persen atau 50 poin ke level Rp1.950 per saham.
Sepanjang perdagangan, saham WIFI bergerak pada rentang Rp1.885 hingga Rp2.040 per saham.
Perusahaan WIFI diketahui duduki Hashim Djojohadikusumo sebagai komisaris utama, di mana dalam satu bulan saham WIFI sudah naik 25 persen atau 390 poin dari posisi Rp1.560 pada 29 Juni 2026.