KKN-T IDBU 34 Undip Bangun Penampungan Air Otomatis untuk KWT Bina Tani Manikmoyo
abduh imanulhaq July 29, 2026 04:12 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim KKN-T IDBU 34 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 merealisasikan pembangunan Automatic Water Reservoir (AWR) atau penampungan air otomatis untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Manikmoyo RW 1, Desa Kalisidi, Kec Ungaran Barat, Kab Semarang.

Fasilitas tersebut dihadirkan untuk mempermudah proses penyiraman lahan pertanian yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Penampungan air berupa drum berkapasitas besar itu dipasang langsung di area lahan KWT RW 1.

Keberadaannya memungkinkan anggota kelompok tani memiliki cadangan air yang siap digunakan kapan saja tanpa harus berulang kali mengangkut air menggunakan galon dari sumber air.

Program tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-T IDBU 34 Undip yang berfokus pada penguatan sektor pertanian masyarakat.

Pembangunan AWR direalisasikan pada pertengahan 2026 sebagai solusi sederhana atas kendala yang selama ini dihadapi para anggota KWT dalam aktivitas penyiraman tanaman.

Ketua KWT Bina Tani Manikmoyo RW 1, Harliyah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan mahasiswa KKN Undip.

Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu pekerjaan anggota kelompok tani dalam merawat tanaman.

"Terima kasih banyak, Mas, Mbak KKN, atas bantuannya. Drum untuk penyiraman ini sangat bermanfaat bagi kegiatan penyiraman lahan KWT RW 1," ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) KWT RW 1, Muhadi.

Ia menilai keberadaan penampungan air membuat proses penyiraman menjadi lebih efisien karena anggota kelompok tidak lagi harus bolak-balik membawa galon setiap kali membutuhkan air.

"Terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip yang telah membuat penampungan air ini. Sekarang ibu-ibu tidak perlu lagi repot menggunakan galon untuk menampung air setiap kali hendak menyiram tanaman," katanya.

Dengan tersedianya cadangan air di lokasi pertanian, waktu dan tenaga yang sebelumnya digunakan untuk mengangkut air kini dapat dialihkan ke kegiatan budidaya lainnya, seperti pemupukan, penyiangan, hingga pemanenan.

Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan sekaligus mendukung produktivitas KWT Bina Tani Manikmoyo.

Bagi Tim KKN-T IDBU 34 Undip, pembangunan Automatic Water Reservoir menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui fasilitas yang dirancang sesuai kebutuhan warga, mahasiswa berharap aktivitas pertanian di KWT Bina Tani Manikmoyo dapat berlangsung lebih efisien, hemat tenaga, dan berkelanjutan. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.