TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (LP2SI) menyelenggarakan Baitul Arqom Aktivis yang dipadukan dengan Latihan Instruktur.
Kegiatan dilaksanakan pada Senin dan Selasa (27-28/7) di Bungalow, Selo, Boyolali, dan diikuti oleh 41 mahasiswa yang berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS).
Menggabungkan dua program kaderisasi sekaligus, kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan bagi aktivis mahasiswa untuk memperkuat pemahaman keislaman, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan dalam proses pembelajaran kader.
Muhammad Zuhron Arofi, M.Pd.I., Ketua Panitia, mengatakan Baitul Arqom Aktivis tidak hanya berfokus pada penguatan ideologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan instruktur baru yang akan melanjutkan proses kaderisasi di lingkungan kampus.
"Harapannya, anak-anak yang di Baitul Arqam ini, suatu saat menjadi kader-kader Muhammadiyah yang handal, yang komitmennya bagus, dan kompeten.
Selain itu, mereka juga adalah the next instructor yang nantinya melanjutkan estafet kaderisasi setelah para senior menyelesaikan studinya," ujarnya.
Baca juga: Mi Goreng Plus Telur Jadi Makan Malam Terakhir Istri Bupati Pemalang Sebelum Diamankan KPK
Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi yang mendukung penguatan kapasitas kader, di antaranya Manhaj Tarjih Muhammadiyah, Metode Memahami Islam, Teknik Pembelajaran, serta Focus Group Discussion (FGD) tentang Dakwah di Era Digital.
Untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan post-test sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran.
Muhammad Yoga Adittya, salah satu peserta, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat sekali, sebagai wadah upgrading bagi para mahasiswa.
Selain daripada upgrading bagi individu, para peserta juga dituntut untuk kemudian berkiprah kembali bagi Universitas dengan menjadi instruktur-instruktur dalam BAM (Baitul Arqam Mahasiswa) nantinya,” tuturnya.
Melalui Baitul Arqom Aktivis, UNIMMA terus berkomitmen menghadirkan proses kaderisasi yang berkelanjutan untuk mencetak generasi muda Muhammadiyah yang berintegritas, kompeten, dan siap menjadi penggerak dakwah serta agen perubahan di tengah masyarakat.