TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Beredar rekaman suara pemilik sepeda motor yang sempat didorong Setiawan (33) sebelum tewas diamuk massa di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Rekaman suara pemilik motor yang beredar merupakan hasil live wanita dengan nama akun @masa depanmu bersama akun bernama @taufik.id-019 di Tiktok.
Video itu disebut klarifikasi korban atas peristiwa amuk massa yang menewaskan Setiawan, warga asal Desa Kompang, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Dalam percakapannya itu, wanita dengan foto profil berambut panjang itu menjelaskan detik-detik sebelum Setiawan tewas dikeroyok massa.
"Saya masuk ke toko untuk beli susu. Karena susu yang saya cari tidak ada, saya langsung keluar. Pas saya keluar itu lihat dia mendorong motorku," kata wanita itu dikutip TribunPalu.com, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Ketua Dewan Pembina KKSS Morowali Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan
Sang pemilik motor kemudian menegur Setiawan dan mempertanyakan alasannya mendorong motor itu.
"Sempat saya lihat dia putar-putar kontak lalu naik motor. Kemudian dia dorong," ujar pemilik.
Pemilik motor memastikan dirinya tidak berteriak minta tolong.
Namun, saat itu beberapa pria mendekat, termasuk pria berhelm putih yang ada di dalam video Viral.
"Saya tidak ada teriak minta tolong, saya hanya panggil dia dan tanyakan mengapa membawa motorku. Dia bilang mau kejar temannya karena temannya itu mencuri HP-nya," jelas sang wanita.
Menurut pemilik motor, Setiawan melontarkan alasan yang tidak logis saat ditanya perihal motor.
"Dia sempat akui mencuri motor. Setelah pengakuan itu dia langsung lari ke dalam toko," tutur pemilik.
Baca juga: Polres Morowali: Belum Temukan Senjata Tajam dalam Kasus Pengeroyokan di Bahomakmur
Sebelumnya, Setiawan dituding sebagai pencuri motor.
Aksinya tertangkap tangan pemilik motor yang saat itu tengah berbelanja di pusat perbelanjaan.
Sang pria yang dituding mencuri itupun tak bisa meloloskan diri dan memilih bersembunyi dari amuk massa di dalam toko.
Hanya saja, sang pria tak bisa lolos dari massa yang terus berdatangan dan meringsek masuk ke dalam toko.
Sang pria hanya bisa pasrah saat ditarik paksa keluar dari toko untuk menghadapi kemarahan warga.
Sejumlah orang di lokasi kejadian tampak melayangkan pukulan dan tendangan ke arah korban secara bertubi-tubi.
Polisi yang tiba di lokasi tak bisa langsung mengamankan pria itu.
Aksi main hakim warga itu berakhir setelah polisi berhasil membawa pria yang tak sadarkan diri itu dari lokasi.(*)