Satu ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Dunia
Ajie Gusti Prabowo July 29, 2026 05:50 PM

LUBUK BESAR, BABEL NEWS - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua Anak Buah Kapal (ABK) KM Kenanga Indah yang hilang di Perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (29/7). Satu korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersebut bernama Rikky (22).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang menyatakan, korban ditemukan mengambang di perairan dengan jarak sekitar 3 nautical mile dari lokasi awal kejadian. Usai menemukan lokasi korban, Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah Rikky menuju RSUD Bangka Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang terus melakukan pencarian dua orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Kenanga Indah yang dilaporkan hilang atau berstatus dalam pencarian (DP) usai terjatuh dan terseret arus kencang di Perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah sejak Senin (27/7).

Dari data yang dihimpun, insiden hilangnya dua korban tersebut bermula ketika salah satu korban, Rikky (22), sedang mandi di bagian buritan kapal. Secara tiba-tiba kapal mengalami oleng sehingga mengakibatkan Rikky terjatuh ke laut. 

Mengetahui kejadian tersebut, rekannya yang bernama M. Farhan (25) bergegas melompat dengan niat memberikan pertolongan. Akan tetapi, karena kondisi arus laut yang sangat kencang, kedua korban justru terbawa arus dan menghilang.

Meski rekan-rekan sesama ABK bersama nelayan setempat telah berupaya melakukan pencarian darurat di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 19.00 WIB namun korban belum ditemukan. Pemilik kapal Albar Gumilar kemudian menyampaikan laporan ke Kantor Basarnas Pangkalpinang pada pukul 20.19 WIB guna meminta bantuan SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel Rachman Junika menyampaikan, menerima laporan tersebut, pihaknya memberangkatkan 1 Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Toboali menuju lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP). 

Ia menjelaskan, operasi SAR gabungan ini melibatkan Rescuer USS Toboali, Polsek Lubuk Besar, Satpolairud Polres Bangka Tengah, ABK KM Kenanga Indah, dan nelayan setempat. "Semalam kita terima informasi dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan pencarian. Proses pencarian akan dilakukan pagi ini dengan menggunakan rubberboat menyisir di area lokasi kejadian hingga area yang sudah kita tentukan. Semoga upaya pencarian pada hari ini dapat membuahkan hasil," ujar Mikel Rachman Junika dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Selasa (28/7). (*/w4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.