Pembobol ATM di Bondowoso Tertangkap, Cari Modal untuk Balap Liar
Haorrahman July 29, 2026 07:54 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Satreskrim Polres Bondowoso menangkap AFF (18), terduga pelaku percobaan pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Pemuda asal Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari Darus Sholah itu ditangkap kurang dari 24 jam setelah aksinya viral di media sosial.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap motif pelaku diduga karena membutuhkan uang untuk mengikuti ajang balap motor di Jember.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan percobaan pembobolan mesin ATM di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel.

Baca juga: Berduel dengan Pelaku, Satpam Gagalkan Upaya Pembobolan ATM di Bondowoso

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan dengan jelas identitas pelaku.

"Berbekal rekaman CCTV tersebut, tim Satreskrim bersama Unit Resmob langsung melakukan penyelidikan," ujar Aryo saat konferensi pers, Rabu (29/7/2026).

Hasil penyelidikan menunjukkan seluruh rangkaian aksi dilakukan oleh satu orang. Polisi mencocokkan pakaian, helm, jaket, hingga celana yang dikenakan pelaku dengan rekaman CCTV dari tiga lokasi berbeda.

Baca juga: Berduel dengan Pelaku, Satpam Gagalkan Upaya Pembobolan ATM di Bondowoso

Sementara obeng yang diduga digunakan untuk membobol ATM masih dalam pencarian. Berdasarkan pengakuan tersangka, alat tersebut telah dibuang setelah digunakan.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, motif pencurian dipicu desakan ekonomi. Yang bersangkutan membutuhkan uang untuk mengikuti kegiatan balap motor di Jember," kata Aryo.

Tiga Lokasi

Penyidikan juga mengungkap bahwa AFF tidak hanya beraksi di mesin ATM. Pada malam yang sama, ia diduga melakukan percobaan pencurian di Kantor Kelurahan Sekarputih dengan membobol gembok kantor. Namun, pelaku tidak menemukan barang berharga.

Setelah gagal di kantor kelurahan, pelaku mencoba membobol mesin ATM di Tegalampel. Upaya tersebut juga tidak berhasil.

AFF kemudian berpindah ke Cafe DRK yang masih berada di wilayah Tegalampel. Di lokasi ini, pelaku diduga berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 250.000.

"Kemudian pelaku melakukan percobaan pencurian di Cafe DRK, di Tegalampel juga," jelas Aryo.

Pemilik Cafe DRK, Heri, mengatakan aksi pencurian baru diketahui setelah karyawan mendapati uang di dalam laci telah hilang. Selain itu, kondisi loker dan sejumlah barang tampak berantakan, sementara posisi kamera CCTV telah diubah.

"Lihat CCTV, loh kok jelas gambarnya," ujar Heri.

Baca juga: Dua Kebakaran Dalam Sehari di Bondowoso, Tiga Rumah Hangus Terbakar

Kapolres juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat bahwa pelaku berjumlah dua orang dan sempat terlibat duel dengan petugas keamanan bank.

Menurut hasil pemeriksaan terhadap tersangka serta konfrontasi dengan pihak terkait, polisi tidak menemukan bukti adanya pelaku lain maupun perkelahian dengan petugas keamanan.

"Pelaku beraksi seorang diri," tegas Aryo.

AFF menjadi satu-satunya tersangka yang ditetapkan dalam rangkaian tiga aksi pencurian dan percobaan pencurian tersebut. Ia telah ditahan di Mapolres Bondowoso untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, helm, jaket, celana pendek hitam, rekaman CCTV, serta uang tunai Rp250.000 yang diduga merupakan hasil pencurian dari Cafe DRK.

 




© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.