Geng Motor Serang Tempat Fitnes di Jl Skarda N Makassar, Pelaku Terekam CCTV
Sudirman July 29, 2026 09:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekelompok remaja diduga kawanan geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan, kembali menebar teror.

Mereka menyerang tempat fitnes sekaligus rumah kos di Jl Skarda N, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Makassar, Rabu (29/7/2026) dini hari.

Aksi penyerangan terekam kamera CCTV. Sejumlah pemuda yang nongkrong lari ke dalam tempat fitnes.

Pelaku mengendarai sepeda motor.

Mereka tiba di depan tempat fitnes sambil berteriak-teriak. Satu diantaranya melempar batu ke pekarangan parkir.

Satu motor yang terparkir di depan lokasi juga direbahkan pelaku.

Baca juga: Kesaksian Sekuriti dan Polisi Soal Tawuran Geng Motor di Jl Veteran Selatan Makassar

Ketua RW 7 Muhammad Ramli (63) mengatakan, peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 01.30 Wita.

"Kita lihat kronologisnya itu, dia memang langsung menyerang, kurang lebih mungkin 10 motor," kata Ramli.

Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa penyerangan itu.

Hanya saja, terdapat satu motor yang diduga sengaja direbahkan pelaku.

"Alhamdulillah tidak ada korban. Kalau saya lihat dari kronologisnya itu, kayaknya ada motor yang jatuh itu," ujarnya.

Ramli belum mengetahui motif di balik penyerangan itu.

Sebab tidak pernah ada permasalahan warga atau kelompok remaja di lokasi dengan kelompok lain.

"Tidak ada masalah, tidak ada informasi juga dari sini," sebutnya.

Hal senada diungkapkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari Aiptu Irwan WS.

Ia mengaku, mendapat informasi penyerangan itu dari ketua RT setempat.

"Sekitar pukul 01.30 dini hari, RT setempat memberikan laporan kepada kami bahwa ada penyerangan di jalan Skarda N," ucapnya.

Setelah menerima informasi, Irwan langsung mendatangi lokasi kejadian namun para pelaku sudah lebih dahulu kabur.

"Sehingga kami melakukan patroli ke wilayah tersebut, namun kejadian itu tidak berlangsung lama dan setelah sampainya kami di TKP sudah bubar, sudah bersih," sebutnya.

Hasil penelusuran sementara, Irwan mengaku belum mendapat informasi adanya korban dalam peristiwa itu.

Pasalnya, beberapa orang yang terlihat kabur ke dalam tempat gym saat penyerangan berlangsung belum diketahui pasti.

Ia pun mempersilahkan warga yang merasa dirugikan agar membuat laporan polisi.

Meski belum ada laporan dari korban, kasus itu ditegaskan Irwan tetap dalam penyelidikan polisi.

"Itu belum kami ketahui, jadi untuk para pelaku, masih dilakukan penyelidikan," ungkapnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, ia pun berencana mengintensifkan patroli bersama pemerintah setempat.

 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.