TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Bau tak sedap yang tercium di kawasan Terminal Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara, kembali menjadi keluhan warga dan calon penumpang.
Pantauan di lokasi, Rabu (29/7/2026), aktivitas di terminal tampak tidak terlalu ramai.
Hanya beberapa orang terlihat berada di area bus, khususnya pada jalur Manado–Langowan.
Sejumlah bus tampak terparkir di terminal.
Satu unit bus baru saja tiba, sementara satu bus lainnya bersiap melakukan perjalanan menuju Langowan.
Sejumlah penumpang sudah berada di dalam bus meski belum penuh.
Sedangkan lainnya masih menunggu di luar kendaraan.
Salah seorang penumpang, Tomi, warga asal Langowan, mengaku bau tak sedap di area terminal sudah menjadi persoalan yang berlangsung cukup lama.
“Bau ini sudah lama sekali. Bahkan sebelum pandemi COVID-19 saya sudah sering naik bus dari sini dan baunya sudah seperti ini,” ujarnya saat diwawancara di area terminal.
Menurut Tomi, aroma yang diduga menyerupai bau pesing itu semakin menyengat ketika cuaca sedang panas.
Kata dia, kalau hujan memang tidak terlalu tercium karena mungkin tertutup air hujan.
“Tapi kalau cuaca panas seperti sekarang, baunya sangat menyengat dan membuat tidak nyaman,” katanya.
Ia mengaku kondisi tersebut cukup mengganggu para penumpang, terlebih saat hendak makan atau minum sambil menunggu keberangkatan bus.
“Kalau mau makan atau minum di sekitar terminal jadi kurang nyaman karena baunya cukup mengganggu,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Ivon salah satu penumpang.
Ia berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian dari pihak pengelola terminal maupun pemerintah.
“Harusnya ini menjadi perhatian karena banyak calon penumpang dan masyarakat yang melintas di sini merasa kurang nyaman.
Apalagi lokasi terminal berdekatan dengan Pasar Karombasan yang aktivitasnya cukup ramai,” ujarnya.
Ia berharap langkah penanganan segera dilakukan agar kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas terminal dapat meningkat.
(TribunManado.co.id/Pet)