Tribunlampung.co.id, Klaten - Aksi tak biasa ditunjukkan warga Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat menangkap terduga pelaku pencurian sepeda motor, Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Kondisi 2 Prajurit TNI yang Dikeroyok Massa Usai Diteriaki Maling Saat COD Mobil
Alih-alih melayangkan amukan massa, warga justru memilih tindakan bijak dengan hanya mengikat pelaku maling motor tersebut di tiang lampu, serta memberikannya nasihat mendalam, sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.
Momen humanis sekaligus unik tersebut sempat mendadak terekam dan viral di media sosial usai diunggah oleh akun Instagram @infocegatanklaten.
Dalam video yang beredar, pria terduga pelaku tampak pasrah berdiri terikat di tiang lampu dekat area persawahan dan pabrik gula Ceper.
Sambil menginterogasi, sejumlah warga yang berkerumun secara bergantian melayangkan pesan nasihat agar pemuda tersebut bertobat dan tidak lagi mengulangi perbuatan kriminalnya.
Kapolsek Ceper, AKP Nahrowi, mengapresiasi kesadaran hukum masyarakat sekitar yang menahan diri dan tidak main hakim sendiri.
Ia membenarkan bahwa terduga pelaku diserahkan ke Polsek Ceper dalam keadaan selamat tanpa luka-luka bekas penganiayaan.
"Enggak di-massa, sampai sini utuh (dalam kondisi baik)," tegas AKP Nahrowi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026), dilansir TribunSolo.com.
Kasi Humas Polresta Klaten, AKP Suwoto, menguraikan bahwa terduga pelaku diketahui berinisial MJ (26), seorang pemuda asal Desa Pokak.
Sementara korbannya merupakan seorang petani lanjut usia berinisial W (63), warga Desa Jambukidul.
Insiden berawal sekitar pukul 10.00 WIB ketika korban sedang sibuk mengairi area persawahan.
Saat itu, sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AD 2849 YV milik korban terparkir di tepi jalan persawahan dengan kondisi kunci kontak masih menempel.
MJ yang bertindak seorang diri dengan berjalan kaki melihat celah tersebut dan nekat menaiki sepeda motor korban.
Beruntung, aksi mencurigakan MJ tepergok oleh warga sekitar yang langsung memekikkan teriakan "maling".
Sontak teriakan tersebut mengundang massa dari Jalan Karangwuni-Ceper hingga mengejar dan mengamankan pelaku di kawasan Desa Kujon.
Pihak kepolisian yang menerima laporan darurat segera meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi MJ guna menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut di Mapolsek Ceper.