Bupati Askolani Lanjutkan Jalan Poros Air Salek, Usulkan Bantuan Rp80 Miliar ke Kementerian PU
Moch Krisna July 29, 2026 09:32 PM

 





TRIBUNSUMSEL.COM,BANYUASIN
– Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani kembali melanjutkan pembangunan jalan poros Air Salek yang selama ini sempat tertunda. Orang nomor satu di Banyuasin ini juga mengecek langsung penimbunan dan pelebaran jalan poros yang menghubungkan antara Kecamatan Air Salek, Kecamatan Air Kumbang, dan Kecamatan Banyuasin I.

Jalan poros Air Salek yang memiliki panjang 68 kilometer tersebut masuknya dari Simpang Desa Perambahan, Kecamatan Air Kumbang sampai ke Kantor Camat Air Salek. Dari panjang jalan 68 kilometer ini, jalan yang sudah dilakukan pengecoran oleh Pemkab Banyuasin sepanjang 18 kilometer. Saat ini, sedang dalam pengerjaan berupa penimbunan tanah di sejumlah titik yang rendah dan line clearing sepanjang 17 kilometer untuk dilakukan pemadatan.

"Karena Pemkab Banyuasin tidak memiliki uang untuk pembangunan jalan poros Air Salek ini, sehingga saya meminta bantuan dari Kementerian PU untuk pembangunan sejumlah jalan poros yang ada di Banyuasin. Sejauh ini, yang sudah masuk list dari Kementerian PU adalah jalan poros Air Salek dan Jalan Poros Muara Sugihan," kata Askolani, Rabu (29/7/2026).

Direncanakan, Kementerian PU akan menggelontorkan anggaran senilai Rp80 miliar untuk pembangunan dua jalan poros yang ada di Kabupaten Banyuasin. Makanya, Pemkab Banyuasin mulai melakukan penimbunan di sejumlah titik jalan yang rendah. Dimulainya pengerjaan pembangunan jalan poros ini pastinya menjadi harapan besar dari masyarakat Air Salek.

Sebanyak 35.019 jiwa yang ada di 14 desa bisa menikmati jalan poros Air Salek yang bagus dan mudah diakses untuk menuju ke Palembang. Selain nantinya mudah diakses, jalan poros Air Salek juga menjadi urat nadi bagi perekonomian masyarakat Air Salek. Hasil bumi yang berasal dari 14 desa yang ada di Kecamatan Air Salek mudah untuk dikeluarkan, begitu pula dengan barang-barang yang berasal dari Palembang juga mudah untuk masuk ke Kecamatan Air Salek.

"Selama ini, jalan yang dilalui masyarakat selalu berpolemik dengan perusahaan sawit. Karena melalui jalan milik perusahaan, sekarang perusahaan dari Agrindo Raya sudah menghibahkan jalan sepanjang 10 kilometer kepada Pemkab Banyuasin untuk dijadikan jalan poros. Ini jadi langkah masyarakat Air Salek bisa memiliki jalan poros yang bagus dan mudah diakses nantinya," ungkap orang nomor satu di Banyuasin ini.

Askolani yakin, setelah dilakukan penimbunan dan pengerasan yang saat ini dilakukan, jalan poros Air Salek bisa segera dilakukan pengecoran dari bantuan Kementerian PU yang sebelumnya sudah diusulkan. Bila dalam waktu dekat Kementerian PU sudah menyetujui usulan dari Pemkab Banyuasin, maka pengecoran jalan poros Air Salek langsung bisa dilaksanakan.

"Saya yakin dan saya meminta doanya kepada masyarakat, agar apa yang diusulkan ke Kementerian PU bisa terealisasi. Karena, 35.019 jiwa bergantung pada jalan poros ini. Belum lagi nantinya dihubungkan dengan jalan poros Makarti Jaya. Jalan ini akan sangat membantu perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Masyarakat Air Salek Ikut Bantu Penimbunan Jalan Poros Pakai Uang Sumbangan Hampir Rp1 Miliar

Masyarakat Kecamatan Air Salek yang mendengar jalan poros mereka segera dibangun ternyata tak hanya tinggal diam. Melalui Persatuan Driver Air Salek atau PEDAS, mengumpulkan donasi untuk ikut melakukan penimbunan terhadap jalan poros yang saat ini sedang dalam pengerjaan.

Ketua Persatuan Driver Air Salek, Ujok, menuturkan PEDAS menginisiasi untuk ikut membangun penimbunan jalan poros Air Salek yang selama ini sangat dinantikan masyarakat di Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

"Kami secara ikhlas berinisiatif mengumpulkan sumbangan dari para driver dan masyarakat, hasilnya uang yang terkumpul hampir Rp1 miliar. Uang yang terkumpul sudah dibelikan tanah untuk penimbunan jalan yang kondisinya rendah. Kami menyumbang untuk pembelian tanah, Pemkab Banyuasin yang menyiapkan alat beratnya. Ini merupakan kolaborasi masyarakat dengan pemerintah," kata Ujok.

Sumbangan yang dihasilkan dari para driver dan masyarakat yang ada di Kecamatan Air Salek ini sebagai bentuk dukungan untuk Pemkab Banyuasin. Terlebih dengan adanya efisiensi yang terjadi sekarang ini, masyarakat Air Salek bisa berkontribusi untuk ikut membantu dalam pembangunan jalan yang sudah sangat didambakan masyarakat Kecamatan Air Salek.

"Diharapkan jalan poros Air Salek pengecorannya bisa terealisasi tahun ini. Karena jalan poros ini jadi urat nadi kami, tidak hanya perekonomian tetapi juga akses kami selama ini. Apa yang disumbangkan ini murni inisiatif masyarakat dan ikhlas ikut membangun jalan poros," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan inisiatif dan keikhlasan dari PEDAS serta masyarakat Air Salek atas adanya sumbangan untuk ikut membantu pembangunan jalan poros Air Salek.

"Uang yang disumbangkan langsung dibelikan tanah untuk penimbunan. Sekarang tanah tersebut sudah ditimbun dan sedang diratakan alat berat. Saya sangat berterima kasih, di tengah efisiensi yang saat ini terjadi, masyarakat berinisiatif untuk ikut membantu pembangunan jalan poros Air Salek. Inilah bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat," pungkasnya

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.