SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ratusan pengemudi ojek online di Kota Surabaya mengikuti gemblengan teknik keselamatan berkendara dari Kementerian Perhubungan guna menekan risiko kecelakaan di jalanan serta meningkatkan profesionalisme saat membawa penumpang.
Pelatihan berkendara aman itu disambut antusias oleh para driver yang sehari-hari menggantungkan hidupnya di jalanan kota besar.
Selain dibekali materi teori, mereka juga langsung melakukan praktik lapangan di bawah panduan instruktur ahli.
Baca juga: Janji Sertifikat Gratis Berujung Kekecewaan, DPRD Surabaya Desak BPN Bertanggung Jawab
Sebanyak 200 pengendara ojek online (Ojol) di Surabaya antusias mengikuti pelatihan Keselamatan Berkendara yang digelar Kementerian Perhubungan.
Peserta memperoleh pembekalan mengenai keselamatan berkendara, mulai dari materi defensive riding, pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga teknik pengereman dan pengendalian kendaraan yang aman.
Mereka bahkan ditunjukkan cara mengerem yang benar.
Salah satunya harus menggunakan empat jari sekaligus untuk menekan tuas rem.
Tidak hanya mendapatkan teori dan ilmu yang tepat, ratusan pengendara Grab itu juga langsung mempraktikkan teknik Keselamatan berkendara.
"Mengerem harus empat jari penuh," kata instruktur dari Korlantas.
Selain teknik berkendara, dalam pelatihan itu juga menekankan etika dan saling menghormati sesama pengguna jalan.
Dan yang paling utama adalah kelengkapan fungsi kendataan dan dokumen kendaraan.
Baca juga: Sekolah Negeri Langka di Bulak Surabaya, Anggota DPRD Jatim Tawarkan Solusi Bantuan Swasta
Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat berkolaborasi dengan Korlantas dan Grab Indonesia menggelar Pelatihan Keselamatan Berkendara "Safer Roads, Stronger Communities - Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat".
Pelatihan bersama ini digelar serentak di lima kota di Indonesia pada Selasa (28/7/2026).
Dibuka di Jakarta dan diikuti empat kota lainnya, yakni Surabaya, Medan, Yogyakarta, dan Makassar.
Khusus di Surabaya, pelatihan digelar di Terminal Purabaya.
Sebanyak 200 penarik ojek online Grab itu antusias dan semangat untuk memperkaya teknik dan ilmu berkendara motor demi keselamatan di jalan.
Bahkan mereka juga menunjukkan semangat untuk menjaga keselamatan di jalan dengan yel-yel khusus mereka.
"Suroboyo.... Wani Wani!," teriak mereka penuh semangat.
Baca juga: Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Kontrol Anggaran Makan Kantor Makin Mudah
Pelatihan Keselamatan Berkendara serentak yang digelar di Terminal Surabaya itu dihadiri Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD Kelas II Jawa Timur Bambang Hermanto, Kepala Terminal Purabaya Verie Sugiharto, dan manajemen Grab Surabaya.
"Ini langkah kolaboratif dalam memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui edukasi kepada mitra pengemudi transportasi berbasis aplikasi," kata Bambang.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan budaya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan transportasi jalan yang aman, selamat tertib. dan berkelanjutan.