TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Siak-Pelalawan, Fairus, memulai agenda reses masa sidang dengan mengunjungi Desa Kampung Tasik Seminai, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Rabu (29/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi titik pertama dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung periode ini.
Kegiatan reses yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri Penghulu Kampung Tasik Seminai, perangkat kampung, kerani atau sekretaris desa, kepala dusun, ketua RK dan RT, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan pembangunan disampaikan kepada Fairus.
Aspirasi tersebut didominasi kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar dan fasilitas umum yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pemerintah.
"Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
Warga berharap adanya penambahan lampu jalan karena masih banyak ruas yang gelap, ditambah kondisi lampu yang kerap mengalami gangguan,"ujar Fairus.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi jaringan listrik.
Mereka meminta agar PLN segera memperhatikan tiang listrik yang sudah condong dan kabel listrik yang mulai menjuntai hingga mendekati permukaan tanah karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Aspirasi lainnya adalah kebutuhan semenisasi jalan lingkungan yang hingga kini masih belum merata.
Warga berharap pembangunan infrastruktur dasar tersebut dapat meningkatkan akses dan kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan aspal yang menghubungkan Kampung Tasik Seminai dengan Kampung Keranji Guguh.
Jalan penghubung tersebut dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas warga serta aktivitas ekonomi antarwilayah.
"Tidak hanya infrastruktur, warga turut meminta bantuan sarana olahraga berupa bola voli dan net bagi para pemuda.
Selain itu, masyarakat juga mengharapkan adanya bantuan untuk perbaikan musala yang menjadi pusat kegiatan ibadah warga," ujar Fairus.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fairus menyatakan seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Riau.
Ia menegaskan reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam memperjuangkan program pembangunan di daerah.
( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )