Antrean Biosolar di Pekanbaru Mengular Hingga Keluar SPBU, Lukman Lega Setelah Antre
M Iqbal July 29, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Lukman akhirnya bisa bernafas lega setelah nosel dari mesin pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis biosolar masuk ke tangki mobilnya, Rabu (29/7/2026).

Ia pun minta petugas SPBU untuk mengisi BBM memenuhi tangki mobil operasional kantor yang dikendarainya.

Diakuinya, untuk mengisi BBM tersebut, ia harus menunggu selama satu setengah jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru.

Kondisi ini berlangsung setiap hari karena antrean panjang pengisian bahan bakal biosolar di SPBU.

"Jadi untuk mengisi BBM saja setiap hari antrenya satu jam lebih, itu pun kalau SPBU itu menyediakan solar," keluhnya kepada Tribunpekanbaru.com.

Pria yang bekerja di satu perusahaan swasta itu selalu meminta waktu kepada pihak kantor untuk mengisi BBM. Mereka pun memaklumi kondisi itu sehingga ia bisa antre di SPBU dengan tenang.

"Ya tidak apa sama kantor, cuma waktu kita habis hampir dua jam untuk antre," ungkapnya.

Dirinya sebagai satu pengguna BBM jenis biosolar berharap ada solusi atas antrean ini. Apalagi antrean tersebut sudah berlangsung selama tiga bulan belakangan.

Antrean truk, angkutan barang hingga kendaraan pribadi yang berbahan bakar biosolar mengular setiap harinya hingga keluar SPBU. Kondisi ini terlihat di sejumlah SPBU yang berada tidak jauh dari Jalan Bakti.

Kendaraan antre hingga ke dekat komplek perkantoran dekat SPBU tersebut. Mereka rela antre menunggu giliran pengisian SPBU jenis biosolar.

Pemandangan serupa juga terlihat di SPBU dekat Pasar Pagi Arengka. Antrean kendaraan mengular hingga Jalan Soekarno-Hatta.

Antrean ini kerap terlihat pada siang hingga malam hari. Para pengemudi dengan sabar menanti hingga mendapat giliran mengisi BBM.

Terkait hal ini, para pengelola SPBU enggan berkomentar banyak. Mereka juga mempersilahkan untuk melihat kondisi antrean yang masih terjadi sampai saat ini.

Pengelola SPBU di Jalan Arifin Achmad hanya bisa memastikan pasokan BBM tersedia di SPBU itu masih ada. Mereka tidak mengetahui penyebab kendaraan antre banyak di SPBU itu.

"Kalau itu kami tidak tahu, yang kami bisa pastikan pasokan solar masih ada," ungkap satu pengelola.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)--

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.