TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta rektor terpilih periode 2026-2030 memprioritaskan pembenahan tata kelola kampus, hingga peningkatan fasilitas akademik.
Dalam pemilihan rektor periode tersebut, Dr Syarifuddin Tundreng terpilih sebagai rektor dalam sidang senat tertutup di Auditorium USN Kolaka, Rabu (29/7/2026).
Kampus ini berada di Jalan Pemuda Nomor 339, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, sekira 1,8 kilometer (km) dari Kantor Bupati Kolaka.
Dalam Pilrek USN 2026, Syarifuddin unggul 22 suara dari dua calon rektor lainnya yang berebut kursi pimpinan perguruan tinggi tersebut.
Prof Dr Nur Ihsan sebagai calon incumbent meraih 11 suara, sementara Ramadhan Tosepu mendapat 2 suara.
Suara ini milik 23 Senat USN dan 12 Kementerian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Ketua BEM USN Kolaka, Andi Adrian mengatakan pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola sekaligus meningkatkan daya saing universitas.
BEM USN berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan sistem pengelolaan kampus yang lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan seluruh unsur sivitas akademika dalam proses pengambilan kebijakan.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Juara Digital Innovation Challenge, Asal Kolaka, Ereke, Raha
Selain itu, bisa lebih terbuka terhadap aspirasi mahasiswa dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa merupakan mitra strategis universitas dalam mendorong perubahan. Karena itu, komunikasi antara pimpinan kampus dan organisasi kemahasiswaan perlu diperkuat agar setiap kebijakan yang dihasilkan selaras dengan kepentingan pengembangan institusi dan kebutuhan mahasiswa,” kata Adrian kepada Tribunnewssultra.com, Rabu (29/7/2026).
Menurut Adrian, perhatian terhadap kualitas pendidikan perlu menjadi salah satu prioritas kepemimpinan baru.
Sebab, peningkatan mutu pembelajaran harus dibarengi dengan penguatan riset dan inovasi, penyediaan fasilitas akademik yang memadai, perbaikan pelayanan administrasi, serta perluasan kerja sama dengan dunia industri dan pemerintah.
Kata dia, upaya tersebut dapat mendorong peningkatan prestasi mahasiswa, baik di tingkat regional maupun nasional.
Di sisi lain, USN Kolaka diharapkan menjadi lingkungan akademik yang aman, inklusif, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan ruang bagi kebebasan akademik.
BEM USN Kolaka akan tetap menjalankan perannya sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pimpinan universitas.
Namun, tetap siap mendukung kebijakan yang berdampak positif bagi kemajuan kampus, sekaligus menyampaikan kritik dan masukan secara objektif demi menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan di USN Kolaka.
“Selamat mengemban amanah kepada Rektor Terpilih USN Kolaka. Semoga kepemimpinan yang baru mampu menghadirkan transformasi nyata, memperkuat kolaborasi, serta membawa kampus menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara maupun Indonesia,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)