TRIBUNKALTARA.COM - Simak Prakiraan Cuaca Kaltara Kamis 30 Juli 2026, Tarakan dan Tanjung Selor cerah, sedangkan Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung berpotensi hujan dini hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dua wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara) diprediksi bakal cerah sepanjang hari pada Kamis (30/7/2026).
Dua daerah yang berpotensi cerah adalah Tarakan dan Tanjung Selor.
Sementara itu, BMKG mencatat potensi hujan ringan akan terjadi di Malinau, Nunukan dan Tana Tidung.
Diprediksi hujan ringan terjadi pada dini hari di wilayah tersebut.
Baca juga: 3 Daerah Potensi Hujan Malam Ini, Cek Lagi Prakiraan Cuaca Kaltara Rabu 29 Juli 2026
Masyarakat Kota Tarakan yang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan, akan lebih lega karena Kamis esok cuaca didominasi cerah.
Cuaca cerah terjadi sejak pagi di Tarakan hingga sore hari dengan suhu tertinggi pada pukul 14.00 WITA sekira 30 derajat celcius.
Pada malam hari, bulan juga akan terang, dengan suhu 27 derajat celcius.
Masyarakat yang aktivitas cuci pakaiannya tertunda sejak beberapa hari terakhir, bisa memanfaatkan cuaca cerah ini untuk mengeringkan pakaian.
Masyarakat Tanjung Selor juga akan merasakan cuaca cerah sepanjang hari.
Suhu tertinggi terjadi pada pukul 11.00 WITA, yaitu 30 derajat celcius.
Kecepatan angin pada saat itu mencapai 6,2 km/jam.
Sama seperti Tarakan, tidak ada potensi mendung dan hujan di langit ibu kota Kaltara itu pada Kamis esok.
Namun untuk beberapa wilayah di Kabupaten Bulunga, hujan masih akan menghampiri.
Wilayah Peso akan diguyur hujan dini hari. Sedangkan Sekatak bersiap pada pukul 22.00 WITA.
Sementara itu di Kabupaten Nunukan, cuaca cerah menghampiri sebagian besar wilayah tersebut.
Pulau Sebatik dan pusat Kabupaten Nunukan akan cerah sepanjang hari, dengan suhu tertinggi mencapai 28 derajat celcius.
Tetapi, hujan ringan berpotensi melanda sejumlah wilayah, seperti Sebuku, Tulin Onsoi, Lumbis Ogong, Krayan Selatan, dan Kecamatan Krayan,
Hujan di wilayah tersebut kemungkinan terjadi pada siang hari.
Perhatian besar tertuju pada wilayah Krayan Selatan yang sebelumnya terkena musibah longsor.
Akibat musibah itu, wilayah Krayan Selatan terisolasi karena jalan penghubung tak bisa dilewati.
Dengan potensi hujan yang akan mengguyur wilayah tersebut, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi bencana.
(*)