TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wanita berusia 35 tahun menjadi korban pembunuhan di kamar indekos, Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (29/7/2026) malam.
Penemuan jasad korban berawal dari pemilik indekos melihat ada tetesan darah dari lantai atas.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke RT dan RW setempat untuk melakukan pengecekan.
Kemudian warga bersama pihak dari RT dan RW mendatangi kamar kos yang dicurigai.
Pada saat didatangi, kamar dalam kondisi terkunci. Hingga akhirnya pintu pun dibuka paksa.
"Lalu ditemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya kepada wartawan Rabu malam.
Polisi baru mendapat laporan adanya penemuan mayat perempuan tersebut sekira pukul 18.50 WIB.
Baca juga: Motif Suami Bunuh Istri di Tamalate Makassar, Rekayasa Kasus jadi Perkelahian
Hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian, ditemukan ada luka di bagian kepala korban.
"Pada saat kami temukan, ada luka di bagian kepala korban," ucapnya.
Seorang warga sekitar, Ani Lestari (35), mengungkap saat ditemukan korban dalam kondisi terlentang bersimbah darah di atas kasur.
"Posisinya terlentang, bersimbah darah. Ada luka di bagian dada," ucap Ani di lokasi.
Ani menyebut selama ini korban tinggal bersama suaminya di kamar indekos tersebut.
Pasangan suami istri tersebut pun sudah cukup lama tinggal di indekos tersebut.
Namun, para tetangga tidak begitu mengenali sosok keduanya lantaran tergolong tertutup dan jarang berinteraksi.
Baca juga: Motif Suami Bunuh Istri di Kabupaten Bandung, Jasad Ditemukan Anak Sulung di Rumah
"Orangnya jarang keluar, ya mungkin karena kerja kali ya, katanya sih kerja di pabrik. Pas saya lewat, pernah saya disuruh mampir," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun warga di lokasi, terduga pelaku yang merupakan suami korban langsung melarikan diri tak lama setelah penikaman terjadi.
"Pelakunya langsung kabur. Ciri-cirinya suaminya agak hitam kulitnya," ujar Ani.
Keterangan serupa disampaikan oleh warga lainnya bernama Farah.
Ia mengaku tidak mengenal dekat sosok korban maupun suaminya meski keduanya sudah lama menetap di sana.
"Orangnya jarang kelihatan, jadi saya kurang kenal juga," kata Farah.
Hingga Rabu malam, lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi dan dipadati warga sekitar yang penasaran.
Pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami motif di balik pembunuhan tersebut serta mengumpulkan bukti untuk mengejar pelaku.
(Tribunnews.com/ adi/ Tribunjakarta.com/ elga hikari)