TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar berencana untuk merekrut ratusan guru di tahun 2027 mendatang.
Untuk mendukung rencana itu, Pemkot menyiapkan anggaran sebesar Rp12 miliar.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kamis, 30 Juli 2026.
Jaya Negara menyebut, di tahun 2027 pihaknya akan mengajukan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru.
Baca juga: Ditemukan Sejumlah Pelangaran Berat, Operasional Namru 402 Dibekukan Polresta Denpasar
Total sebanyak 326 formasi CPNS guru yang akan diajukan di tahun 2027 mendatang.
"Kami ada menetapkan untuk cadangan CPNS sebanyak 326 guru. Itu sekitar Rp 12 miliar. Kita juga masukkan (di rencana anggaran)," katanya.
Pengadaan CPNS tersebut dinilai olehnya mendesak untuk memenuhi kebutuhan guru di Denpasar.
Apalagi saat ini banyak guru yang berstatus sebagai PNS telah memasuki masa pensiun.
"Kami ada banyak guru-guru yang pensiun, untuk itulah kami dari Pemerintah Kota ikut mencari PNS dari guru sebanyak 326. Kami sudah anggarkan untuk 2027," paparnya.
Baca juga: DPRD Denpasar Minta Hibah Dewan Diberikan 2 Kali Setahun, Dikembalikan Seperti Sebelum Covid-19
Untuk diketahui, Kota Denpasar kekurangan ratusan guru dari jenjang TK hingga SMP terbanyak pada mata pelajaran Bahasa Bali.
Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan total kebutuhan guru mencapai 326 orang.
Dari jumlah itu, formasi terbanyak berasal dari guru bahasa Bali sebanyak 91 orang.
Lalu disusul guru agama Hindu 89 orang, dan guru kelas untuk SD sebanyak 41 orang.
Selain itu, ada juga guru penjasorkes 27 orang, guru agama Islam 15 orang, serta guru matematika 11 orang.
Sementara itu, sejumlah mata pelajaran lain seperti bahasa Indonesia membutuhkan 10 orang, bahasa Inggris 6 orang, bimbingan konseling 6 orang, serta TIK 8 orang.
Adapun kebutuhan guru untuk IPA sebanyak 2 orang, IPS 7 orang, PPKn 7 orang, serta guru kelas untuk TK 2 orang.
Untuk guru agama Katolik dan Kristen masing-masing 1 dan 3 orang. (*)