Obrolan Malam Terakhir Sumarna, Satpam Waduk Jatiluhur dengan Sang Istri, 'Nggak Seperti Biasanya'
Talitha Daren July 30, 2026 09:38 AM

TRIBUUNTRENDS.COM - Kasus kematian satpam bernama Sumarna di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, masih menjadi perhatian publik.

Pria berusia 40 tahun itu ditemukan tewas dengan kondisi kedua tangannya terborgol di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026).

Jenazah korban ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat setelah sebelumnya dilaporkan tidak bisa dihubungi saat menjalankan tugas piket malam.

Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut dan belum menetapkan seorang pun sebagai tersangka.

Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi masih didalami untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sumarna.

Dedi turut menyoroti minimnya fasilitas keamanan di sekitar lokasi kejadian, terutama kurangnya penerangan dan kamera pengawas (CCTV).

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, Dedi juga menyambangi kediaman keluarga korban untuk bertemu dengan istri Sumarna.

Dalam pertemuan tersebut, sang istri mengungkap percakapan terakhirnya dengan almarhum sebelum berangkat bekerja pada malam nahas itu.

Ia mengaku tidak melihat gelagat mencurigakan dari suaminya, meski Sumarna sempat terlihat kelelahan dan bahkan terlambat berangkat kerja pada hari terakhirnya.

Baca juga: Hasil Autopsi Sumarna Satpam Waduk Jatiluhur, Diduga Dibunuh Lebih Dulu, Kades Bongkar Rahasianya

Obrolan Terakhir

"Gak cerita apa-apa, cuma ngobrol aja, beliau pulang shift malam anterin anak sekolah. Dia main HP sambil berbaring, saya ingatkan nanti malam ada rapat di desa, beliau kan anggota Linmas," tutur sang istri.

"Kalau dibagi siltap jangan lupa janji ayah ke mamah mau bayar wifi. Kata ayah iya nanti kalau dapat siltap dikasih ke mamah," lanjutnya.

"Iya nanti ayah kasih ke mamah," kata istrinya menirukan ucapan Sumarna.

Baca juga: Obrolan Terakhir Sumarna, Satpam Waduk Jatiluhur dengan Istri, Sempat Ucap Capek & Kerja Terlambat

SATPAM JATILUHUR - Sumarna (42), petugas satpam, ditemukan meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat (24/7/2026). Korban ditemukan masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan kedua tangan dalam kondisi terborgol, sehingga memunculkan dugaan adanya tindak pidana. (Kolase TribunTrends/TribunJabar Deanza)

Sumarna Tampak Lelah

Kendati begitu, ia sempat menyoroti kondisi suaminya yang tampak kelelahan.

Bahkan, ia juga menyebut sang suami sempat telat berangkat kerja karena sedang lelah.

"Keluhan kelihatan capek, berangkat kemalaman, gak seperti biasanya. Selama ini gak pernah berkeluh kesah," katanya.

Setelah itu, Sumarna pergi dari rumah sekitar pukul 19.00 WIB. Ia menjalankan tugas pengamanan pada malam hari di kawasan Waduk Jatuluhur. Sumarna diketahui masih mengenakan seragam dinas satpam ketika menjalakan tugas tersebut.

Baca juga: Sosok Sumarna, Satpam Waduk Jatiluhur yang Tewas Terborgol, Ayah yang Baik & Tak Pernah Mengeluh

SATPAM TEWAS DI WADUK JATILUHUR: Kebaikan satpam bernama Sumarna yang tewas dengan kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026) diungkap mahasiswa UI
SATPAM TEWAS DI WADUK JATILUHUR: Kebaikan satpam bernama Sumarna yang tewas dengan kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026) diungkap mahasiswa UI (Tribun Trends/X (Twitter))

Kronologi Hilang

Namun Sumarna dilaporkan mulai kehilangan kontak dan tidak dapat dihubungi oleh rekan-rekan kerjanya pada pukul 03.00 WIB.

Rekan kerja akhirnya mencari Sumarna di sejumlah titik di kawasan Waduk Jatiluhur hingga Jumat Pagi.

Namun, pada Jumat Siang, Sumarna ditemukan dalam kondisi mengambang di perairan kawasan Tanggul Kayat oleh petugas keamanan.

Saat ditemukan, tubuh Sumarna berada dalam posisi telungkup dan masih mengenakan seragam satpam, bahkan tangannya juga tampak terborgol.

“Benar, saat ditemukan tangan korban dalam kondisi terborgol.

Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban,” kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara dilansir Tribunnewsbogor.com.

Hingga kini, polisi masih mencari pelaku pembunuhan Sumarna. Sementara itu, Dedi juga meminta agar kasus satpam yang tenggelam di Waduk Jatiluhur segera diusut.

(TribunTrends.com/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.