Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Bohabak Boltara, Minyak Kita Dijual Rp 24 Ribu Per Liter
Rizali Posumah July 30, 2026 10:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update harga bahan pokok di Pasar Bohabak, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Kamis (30/07/2026).

Pantauan Tribun Manado, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, sementara beberapa lainnya justru turun dibandingkan pekan sebelumnya. 

Harga beras serayu dijual Rp 16 ribu per kilo.

Mengalami kenaikan jika dibandingkan harga sebelumnya Rp 14 ribu.

Sementara jenis beras premium lainya di jual dengan harga Rp 17 ribu per kilonya.

Harga cabai rawit Rp 30 ribu per kilo, turun dari harga sebelumnya Rp 60 hingga 70 ribu.

Untuk cabai keriting dijual Rp 40 ribu per kilo.

Bawang merah mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp 40 ribu per kilo, kini menjadi Rp 30 ribu.

Untuk harga bawang putih masih normal namun bervariasi antara Rp 45 hingga 50 ribu per kilo

Selanjutnya harga tomat dijual Rp 6 ribu per kilo.

Turun dari harga sepekan lalu Rp 8 ribu. 

Sementara untuk harga satu ikat batang bawang yang berisi empat sampai lima batang, dijual Rp 12 ribu.

Telur ayam harganya bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per bak.

Harga daging ayam Rp 50 ribu per kilo, naik dari harga sebelumnya Rp 45 ribu.

Sementara itu, untuk harga Minyak Kita dijual dengan harga Rp 24 ribu per kemasan 1 liter.

Meski demikian, masyarakat mengaku minyak kita masih sulit ditemukan.

Hal itu dikatakan Fera, salah satu masyarakat yang di temui Tribun Manado di seputaran pasar.

"Minyak kita saat ini sulit ditemukan dan harganya sudah naik," ujarnya kepada Tribun Manado, Kamis (22/07).

Hal tersebut turut dibenarkan oleh Susanti (46) salah satu pedagang yang berjualan di Pasar Bohabak.

Ia mengaku minyak kita saat ini sedikit langkah dan harganya naik.

"Harganya naik, sebelumnya Rp 20 ribu per liter, kini dijual Rp 24 ribu," kata Susanti.

Pedagang mengaku mendapatkan stok Minyak Kita dari grosiran dan toko.

"Yang lalu harga per karton Rp 190 ribu sekarang Rp 265 ribu," tuturnya.

Meski harganya naik menurut Susanti Minyak Kita banyak dibeli masyarakat.

Ia berharap hal ini bisa menjadi perhatian dari pemerintah untuk menyiapkan stok Minyak Kita.

"Sebagai pedagang merasa sulit untuk mendapatkan stok Minyak Kita. Kalaupun ada harganya sudah naik dan dikeluhkan warga. (Pri)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.