Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM-Pemerintah Kota Ambon telah mengantisipasi kedatangan musim El Nino yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa waktu mendatang.
Diketahui, El Nino dan La Nina adalah dua bentuk perubahan iklim alami di Samudra Pasifik yang berlawanan.
El Nino membuat suhu air laut panas dan memicu kekeringan, kekurangan air bersih dan resiko kebakaran hutan yang tinggi.
Sedangkan La Nina membuat suhu air laut dingin dan memicu hujan lebat.
Menanggapi situasi itu, Wali Kota Ambon, telah mempersiapkan dinas-dinas terkait untuk antisipasi kedatangan cuaca ekstrem tersebut.
Seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perundangan Tirta Yapono dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon.
Mereka dipersiapkan untuk penyaluran air bersih dan kebakaran hutan.
"Karena itu saya sudah minta dinas-dinas terkait untuk siap siaga, kalau terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya, saya lakukan pembagian air bersih setiap waktu kepada masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Ini Deretan Para Saksi Diperiksa Kejati Maluku Terkait Kasus Dana Gempa Rp167 Miliar
Bodewin perketat untuk penyaluran air bersih kepada masyarakat. Ia menilai air bersih di kota Ambon masih cukup rawan.
"Cara kita dan solusinya akan salurkan air bersih kepada masyarakat," ungkapnya.
Meski begitu, ia berharap musim tersebut tidak terjadi, apabila harus mengalaminya, maka pihaknya sudah siap untuk mengantisipasinya. (*)