TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Hujan mengguyur Kecamatan Pangkalan Kerinci dan sekitarnya sejak Kamis (30/7/2026) pagi dan tampaknya merata hampir di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan.
Rintik hujan mulai turun pukul 08.15 wib dengan intensitas ringan dan meningkat menjadi sedang hingga lebat. Guyuran hujan masih bertahan hingga dua jam.
Kondisi ini menghambat aktivitas masyarakat yang akan berangkat bekerja hingga mengantarkan anak ke sekolah. Selain itu, genangan air mulai muncul di beberapa titik jalan di sekitar Kota Pangkalan Kerinci.
"Sesuai prakiraan cuaca hari ini, potensi hujan cukup tinggi mulai pagi sampai sore nanti," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (30/7/2026).
Ia menyebutkan, hujan kali ini merupakan hujan alami dan bukan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Meski hujan cukup lebat mengguyur Pelalawan, terpantau tiga titik panas atau hotspot di Pelalawan.
Hotspot tersebar di Kecamatan Pangkalan Kerinci satu titik dan dua titik lagi di Kerumutan. Namun belum ditemukan titik api atau firespot.
"Sampai hari ini masih aman, belum ada titik api baru. Karhutla masih nihil," papar Zulfan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)