Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Kamis (30/7/2026) masih bertahan dan belum mengalami perubahan di dua pabrik kelapa sawit, yakni PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) dan PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL).
Setelah sebelumnya PT SBS sempat menaikkan harga sebesar Rp 30 per kilogram, kini harga TBS sawit di pabrik tersebut masih bertahan di angka Rp 2.730 per kilogram.
Sementara itu, harga TBS sawit di PT BSL juga belum mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp 2.800 per kilogram.
“Hari ini harga sawit di pabrik SBS dan BSL masih bertahan di harga yang sama, belum ada kenaikan,” ujar Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Arif Budiman, kepada TribunBengkulu.com, Kamis (30/7/2026).
Harap Harga Mulai Stabil
Arif mengatakan pihaknya berharap harga TBS sawit yang mulai stabil dapat terus dipertahankan, bahkan jika memungkinkan kembali mengalami kenaikan.
Menurutnya, harga yang baik akan memberikan semangat kepada para petani dalam mengelola kebun sawit sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Ia menjelaskan, saat harga sawit mengalami penurunan drastis, banyak petani mengeluhkan tingginya biaya produksi, mulai dari kebutuhan pupuk hingga biaya perawatan kebun yang terus meningkat.
“Alhamdulillah, kita harapkan harga ini mulai stabil dan tidak ada penurunan yang begitu signifikan,” kata Arif.
Dengan kondisi harga yang tetap stabil, diharapkan pendapatan petani sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dapat terus terjaga sehingga mampu menopang perekonomian keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Pertanian juga akan terus memantau perkembangan harga TBS sawit di tingkat pabrik sebagai bahan evaluasi terhadap kondisi perkebunan dan kesejahteraan petani di daerah.