2.551 Pencari Kerja Serbu Job Market Fair Bondowoso, Terdapat 1.224 Lowongan Dibuka
Haorrahman July 30, 2026 12:40 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Ribuan pencari kerja serbu Job Market Fair 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK), Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 2.551 pencari kerja (pencaker) mengikuti kegiatan tersebut untuk memperebutkan 1.224 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 40 perusahaan dari Bondowoso maupun daerah sekitar.

Job fair ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso mempertemukan perusahaan dengan tenaga kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.

Salah satu pencari kerja, Wafaik (18), warga Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, mengaku datang bersama rekannya untuk melamar pekerjaan sebagai kasir di empat perusahaan sekaligus. Lulusan SMA tersebut berharap dapat memperoleh pengalaman kerja dan diterima di salah satu perusahaan yang dilamarnya.

Baca juga: Pembobol ATM di Bondowoso Tertangkap, Cari Modal untuk Balap Liar

"Saya tahu informasi acara ini dari saudara," ujarnya.

Menurut Wafaik, proses pendaftaran lamaran berlangsung secara daring dengan memindai kode QR yang disediakan di lokasi kegiatan sehingga prosesnya lebih praktis.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSP dan Naker) Kabupaten Bondowoso, Hary Cahyono, menjelaskan seluruh peserta sebelumnya telah mendaftar melalui aplikasi Kerja Berkah.

Melalui aplikasi tersebut, peserta menjalani pemetaan kompetensi dan penyaringan awal sehingga perusahaan dapat lebih mudah menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan kualifikasi pelamar.

"Partisipasi pencari kerja mencapai 2.551 orang," kata Hary.

Baca juga: Pabrik Arang di Bondowoso Terbakar, Pemadaman Butuh 6 Jam dan Lebih dari 100 Ribu Liter Air

Ia mengatakan, penyelenggaraan Job Market Fair merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran dengan mendekatkan akses informasi lowongan pekerjaan kepada masyarakat.

Selain membuka akses kerja, Pemkab Bondowoso juga terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai pelatihan keterampilan. Saat ini tersedia 10 program pelatihan, di antaranya budi daya sayuran hidroponik, barista, administrasi perkantoran, desain grafis, menjahit pakaian, hingga teknisi servis sepeda motor.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bondowoso pada 2025 turun menjadi 2,55 persen. Meski demikian, masih terdapat sekitar 12.500 warga yang membutuhkan lapangan pekerjaan, mayoritas merupakan lulusan SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi.

"Penurunan ini adalah bukti bahwa kolaborasi kita membuahkan hasil. Namun, kita jangan cepat berpuas diri," katanya.

Baca juga: Sidak Pasar, Bulog Bondowoso Pastikan Harga Minyakita dan Beras SPHP Sesuai HET

Untuk memperluas kesempatan kerja, Pemkab Bondowoso berkomitmen terus mendorong masuknya investasi dengan memberikan kemudahan bagi investor. Namun, investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyediaan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.

"Terima kasih kepada 40 perusahaan yang telah berpartisipasi," tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.