Di Bawah Perintah Trump! AS Siap Lancarkan Serangan ke Iran selama 2 Pekan, Bakal Dibantu Arab Saudi
Muhammad TaufiqRahman July 30, 2026 12:42 PM

- Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran sebagai aksi balas dendam atas perintah Presiden Donald Trump.

Serangan ini dilancarkan pada Rabu (29/7/2026) waktu setempat.

Gempuran tersebut sekaligus mengakhiri jeda pertempuran dan upaya diplomasi yang hanya berlangsung beberapa hari.

Menurut laporan Axios, ini menjadi serangan udara pertama AS ke wilayah Iran setelah Trump sebelumnya menghentikan sementara kampanye pemboman.

Trump menegaskan, kini waktunya Amerika Serikat memberikan pukulan balasan kepada Iran.

Keputusan tersebut diambil setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke fasilitas militer AS di Yordania.

CENTCOM mengklaim seluruh rudal yang mengarah ke markas militernya berhasil dicegat.

Namun, serangan Iran dinilai telah menghancurkan momentum negosiasi damai antara kedua pihak.

Sebagai balasan, armada tempur AS bersama pasukan sekutu melancarkan serangan udara terkoordinasi.

Sasarannya mencakup fasilitas logistik, gudang senjata, dan sejumlah basis strategis di Iran serta kelompok milisi pro-Iran di Irak.

Pentagon juga dikabarkan telah menyiapkan skenario kampanye udara dalam skala besar.

Jika jalur diplomasi benar-benar terputus, operasi ini diperkirakan dapat berlangsung selama 10 hingga 14 hari tanpa henti.

Di tengah eskalasi tersebut, Arab Saudi mengonfirmasi keterlibatan langsung militernya dalam operasi bersama CENTCOM.

Pasukan Saudi turut menyerang kelompok bersenjata yang didukung Iran di wilayah Irak, termasuk basis strategis milik Unit Mobilisasi Populer atau PMF.

Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.