Reaksi Mengejutkan Purbaya Usai Diisukan Jadi Kandidat Gubernur BI: Isu Itu Abadi, Nggak Pernah Jadi
Eri Ariyanto July 30, 2026 12:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Isu pergantian pimpinan Bank Indonesia (BI) kembali menjadi sorotan publik.

Nama Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa, kembali disebut-sebut masuk dalam bursa calon Gubernur BI.

Menanggapi kabar tersebut, Purbaya memberikan bantahan tegas.

Ia menyebut isu tersebut bukan hal baru dan telah berulang kali beredar selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, spekulasi itu tidak pernah terbukti menjadi kenyataan.

Purbaya mengaku hingga kini tidak mengetahui siapa saja nama yang sedang dipertimbangkan untuk memimpin Bank Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri rapat koordinasi KSSK di Jakarta.

Ia juga menegaskan tidak ingin berspekulasi mengenai proses pemilihan Gubernur BI.

Menurut Purbaya, penunjukan pimpinan bank sentral sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.

Pemerintah saat ini masih menunggu arahan Presiden terkait pengisian jabatan strategis tersebut.

Ia pun memilih tidak memberikan penilaian mengenai sosok yang layak memimpin BI.

Purbaya meminta semua pihak menunggu keputusan resmi dari Presiden sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca juga: Resmi! Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan: Tingkatkan Kesejahteraan Personel

Seperti diketahui, Purbaya Yudhi Sadewa, membantah kabar yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI).

Ia menegaskan isu tersebut bukanlah hal baru dan telah berulang kali muncul tanpa pernah menjadi kenyataan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat koordinasi KSSK di Jakarta.

Ia mengaku tidak mengetahui nama-nama yang tengah dipertimbangkan untuk mengisi kursi Gubernur BI.

"Saya enggak tahu. Isu itu isu abadi, isu kemarin-kemarin, enggak pernah jadi," ujar Purbaya kepada awak media.

Purbaya mengatakan dirinya tidak ingin berspekulasi terkait proses pemilihan pimpinan bank sentral tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai siapa saja yang masuk dalam bursa calon Gubernur BI.

Ia pun menegaskan bahwa penentuan Gubernur BI sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.

Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran MBG yang Dinilai Tidak Produktif
Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran MBG yang Dinilai Tidak Produktif (Tribunnews/Nitis Hawaroh)

Pemerintah, kata dia, akan menunggu arahan Presiden terkait pengisian jabatan strategis tersebut.

Saat ditanya mengenai sosok yang dinilai layak memimpin Bank Indonesia, Purbaya enggan memberikan penilaian lebih jauh.

Ia kembali menekankan bahwa proses penunjukan Gubernur BI merupakan hak prerogatif Presiden yang nantinya akan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Itu kewenangan Presiden. Kita tunggu saja arahan Presiden," katanya.

Isu mengenai nama Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut-sebut masuk dalam bursa calon Gubernur BI sebelumnya beberapa kali mencuat di ruang publik.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa spekulasi serupa telah berulang kali beredar dan tidak pernah terealisasi.

Pernyataannya sekaligus menjadi penegasan bahwa hingga saat ini dirinya belum mengetahui adanya pembahasan resmi terkait pencalonan tersebut.

Pemerintah pun masih menunggu keputusan Presiden mengenai sosok yang akan memimpin Bank Indonesia pada periode mendatang.

(TribunNewsmaker.com/Wartakota)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.