Laporan Wartawan TribunGayo.com, Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Setelah hampir tiga pekan dilanda krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kini kondisi di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, mulai berangsur normal.
Distribusi BBM bersubsidi dilaporkan mulai lancar, sehingga antrean kendaraan yang sebelumnya mengular hingga berjam-jam kini tidak lagi terlihat.
"Pengisian BBM di SPBU mulai normal dan lancar seperti biasa, karena stok BBM bersubsidi seperti Biodiesel sebanyak 20 ton dan Pertalite 10 ton,” ujar Pengelola SPBU Lawe Desky, Kecamatan Babul Makmur, Ragam Bancin, kepada TribunGayo.com, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: Malam Ini SPBU Lawe Desky Aceh Tenggara Buka 24 Jam, Stok Biodiesel 27 Ton Lebih
Ragam menambahkan bahwa stok BBM jenis Biodiesel (B50) dipastikan aman.
“Pengendara tidak perlu khawatir karena pasokan dari PT Pertamina Medan terus mengalir dengan lancer,” bebernya.
Hal senada disampaikan oleh M. Ali, seorang sopir angkutan pedesaan rute Kutacane–Lawe Pakam.
Menurutnya, kondisi pengisian BBM sudah sangat kondusif sejak Rabu (29/7/2026) malam.
“Alhamdulillah, mulai Rabu malam hingga hari ini, distribusi BBM bersubsidi aman dan lancar di SPBU Lawe Desky. Tidak ada lagi antrean panjang. Selama stok BBM mencukupi, antrean tentu tidak akan terjadi,” ungkap M. Ali. (*)
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Aceh Tenggara Berangsur Normal
Baca juga: Kelangkaan BBM Bersubsidi di Aceh Tenggara, Stok di Sejumlah SPBU Habis Terkuras
Baca juga: Krisis BBM di Aceh Tenggara Berlanjut, Antrean Panjang Masih Padati SPBU
Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Aceh Tenggara, Modus Isi BBM Berulang-ulang Picu Desakan Audit CCTV