TRIBUNPALU.COM - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkenalkan literasi keuangan kepada pelajar melalui permainan kartu kuartet dalam kegiatan LPS Genzmart 2026 di SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu, Kamis (30/7/2026).
Permainan kartu kuartet tersebut menjadi salah satu media edukasi yang digunakan LPS untuk mengenalkan berbagai istilah dan konsep dasar literasi keuangan kepada pelajar dengan cara yang lebih menyenangkan.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Prayitno Amigoro, mengatakan metode penyampaian literasi keuangan harus disesuaikan dengan usia sasaran.
Menurutnya, pendekatan edukasi kepada pelajar tidak bisa disamakan dengan kelompok usia dewasa.
"Literasi keuangan memiliki banyak pendekatan. Kami tidak bisa menyampaikan edukasi dengan cara yang sama kepada semua kelompok usia," kata Prayitno.
Karena itu, kata dia, LPS memilih mengemas materi literasi keuangan dalam bentuk permainan kartu kuartet yang menyasar Generasi Z, khususnya pelajar SMP dan SMA.
Baca juga: LPS Ajak Pelajar SMAN 2 Palu Bangun Kebiasaan Menabung, Deputi: Tinggalkan FOMO, Kejar Prestasi
Melalui permainan tersebut, para siswa diajak belajar tanpa merasa sedang mengikuti pembelajaran formal.
"Mereka belajar secara tidak langsung. Di dalam kartu terdapat berbagai pesan literasi keuangan, seperti pentingnya menabung secara rutin dan membelanjakan uang dengan bijak," ujarnya.
Baca juga: LPS Tegaskan Saldo E-Wallet Belum Dijamin, Masyarakat Diimbau Simpan Dana di Bank
Prayitno menjelaskan, pesan-pesan sederhana yang tertuang dalam kartu diharapkan lebih mudah diingat sehingga dapat membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak dini.
Ia berharap media permainan tersebut mampu membuat materi literasi keuangan lebih mudah diterima oleh kalangan pelajar.
"Harapannya, literasi keuangan dapat dipahami dengan cara yang lebih menyenangkan oleh siswa SMA maupun SMP," jelasnya.
Sebagai informasi, kartu kuartet merupakan permainan yang dimainkan dengan cara mengumpulkan empat kartu dalam satu kelompok atau kategori yang sama.
Selain mengandalkan kemampuan mengingat, berkomunikasi, dan menyusun strategi, permainan ini juga banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karena setiap kartu dapat memuat gambar serta informasi singkat mengenai suatu materi.
Melalui inovasi tersebut, LPS berharap edukasi mengenai pentingnya menabung, mengelola keuangan secara bijak, serta mengenal berbagai istilah keuangan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.(*)