SRIPOKU.COM - Sarwendah akhirnya buka suara terkait polemik yang di hadapinya bersama Ruben Onsu.
Namun pengakuan Sarwendah mendapat respon menohok dari Betrand Peto.
Putra angkat Ruben yang akrab disapa Onyo itu diduga memberikan respons terhadap pengakuan ibu sambungnya dengan menuliskan satu kata, yakni, "Bohong".
Sebelumnya, Sarwendah tampil sebagai bintang tamu di podcast Denny Sumargo untuk membeberkan versinya terkait berbagai persoalan yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Dalam perbincangan tersebut, Sarwendah tidak hanya membahas isu mengenai anak-anaknya, tetapi juga menceritakan pengalaman saat rumahnya didatangi debt collector. Momen itu membuatnya tak kuasa menahan tangis.
Sarwendah mengaku terkejut ketika sejumlah debt collector tiba-tiba datang ke kediamannya untuk menagih tunggakan cicilan mobil Land Rover.
Padahal, menurutnya, kendaraan tersebut tidak berada dalam penguasaannya.
"Aku kaget, karena ya sebagai seorang perempuan ya koh, dan aku seumur hidup nggak pernah disamperin debt collector dan security aku di bawah juga panik," ungkap Sarwendah, dikutip dari YouTube Denny Sumargo.
"Ini ada tagihan mobil. Masalahnya mobilnya nggak ada di aku juga."
"Kalau di surat yang debt collector lihat, bukan atas nama aku pastinya. Kata debt collectornya, 'asistennya bilang mobilnya di sini'. Ada bukti chat yang dikasih juga," jelas Sarwendah.
Tak hanya membahas persoalan tersebut, Sarwendah juga menepis tudingan yang menyebut dirinya menghalangi Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak mereka.
Ia menegaskan sejak awal tidak pernah melarang maupun membatasi pertemuan sang ayah dengan anak-anaknya.
"Saya tidak pernah sama sekali melarang anak bertemu dengan ayahnya," ujar Sarwendah.
"Saya tidak pernah membatasi, saya tidak pernah melarang anak saya ketemu sama ayahnya."
Selain itu, Sarwendah mengungkap komunikasi dengan mantan suaminya sempat mengalami kendala.
Berbagai pernyataan yang disampaikan Sarwendah dari sudut pandangnya mengenai konflik tersebut kemudian menuai perhatian publik, termasuk unggahan singkat Betrand Peto yang diduga menjadi respons atas pengakuan tersebut.