WARTAKOTALIVE. COM, JAKARTA - Memasuki usia ke-28, Morula IVF Indonesia (Morula) tidak hanya merayakan perjalanan panjang dalam mendampingi keluarga Indonesia mewujudkan impian memiliki buah hati, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan fertilitas berkualitas melalui inovasi layanan, pengembangan jaringan, serta kolaborasi strategis yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia.
Selama hampir tiga dekade, Morula telah mendampingi ratusan ribu pasangan dalam perjalanan menuju kehamilan, mulai dari usia reproduksi lanjut, keguguran berulang, gangguan kualitas sperma, hingga cadangan ovarium yang sangat rendah.
Baca juga: Morula IVF Indonesia Bantu Pasangan Mandul, Miliki Teknologi Canggih Bagi yang Ingin Bayi Tabung
Dibalik setiap keberhasilan tersebut terdapat kisah perjuangan yang menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan menuju kehamilan memiliki tantangan yang berbeda dan membutuhkan pendekatan yang personal.
Hal ini selaras dengan komitmen Morula dimana setiap detak jantung pertama, setiap tangis bayi yang lahir, serta setiap keluarga yang akhirnya dipersatukan merupakan pencapaian dan kebahagiaan yang paling berarti.
Dibalik setiap keberhasilan, ada cerita tentang cinta yang tak pernah menyerah, keberanian untuk mencoba, kesabaran untuk menunggu, dan keyakinan bahwa harapan selalu memiliki tempat untuk bertumbuh.
Baca juga: Skema Pembiayaan Fleksibel Bantu Pasien Akses Layanan Kesehatan Reproduksi dan Program Fertilitas
Beberapa kisah perjuangan pasangan yang berhasil mewujudkan impian memiliki buah hati bersama Morula IVF Indonesia:
Keguguran berulang
Setelah 5 tahun penantian panjang yang diuji oleh riwayat keguguran berulang, penantian Mom Dini & Dad Hakim akhirnya berbuah manis.
Di usia Mom Dini yang menginjak 45 tahun, keajaiban itu datang, sebuah garis dua yang menjadi bukti bahwa harapan selalu ada bagi mereka yang bertahan. Tangis bahagia saat mendengar detak jantung pertama sang buah hati menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan memiliki maknanya tersendiri.
Gangguan kualitas sperma Selama 11 tahun, Mom Reno Intan dan Dad Hendrik menjaga harapan di tengah kenyataan yang terasa begitu berat.
Saat Dad Hendrik divonis memiliki gangguan kualitas sperma hingga donor sperma sempat menjadi pilihan, perjuangan mereka kembali diuji karena Mom Reno Intan juga harus menghadapi kondisi seperti miom dan polip.
Mereka telah menjalani 6 kali program IVF, termasuk merasakan kegagalan saat berobat di luar negeri dan menerima berbagai vonis yang menyakitkan.
Baca juga: Merck Dorong Akses Fertilitas Lewat Teknologi Reproduksi, Inklusi, dan Pendekatan Empatik Pasien
Namun, semua itu tidak pernah membuat mereka berhenti melangkah. Sampai akhirnya berhasil hamil bersama Morula IVF Indonesia.
Penantian 22 tahun
Kisah lain datang dari Mom Mina dan Dad Yusuf datang dari Dusun Sumur, Desa Keramat, Sumenep, Madura. Sebelumnya pasutri pejuang garis dua ini telah menunggu selama 22 tahun.
Salah satu ikhtiar Mom Mina dan Dad Yusuf untuk mendapat momongan adalah dengan bayi tabung. Baru sekali ikut program bayi tabung di Morula IVF Indonesia, pasutri tersebut langsung mengandung dan dua bayi.
Dengan kondisi AMH 0,1, harapan itu pernah terasa amat sangat kecil. Namun, Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa tidak ada doa dan usaha yang sia-sia.
Baca juga: Faby Marcelia Berniat Bekukan Sel Telur, Khawatir Mandul saat Nikah Lagi?
Mereka akhirnya mendengar suara tangis bayi yang dinanti di usia lebih dari 40 tahun. Sebagai bentuk rasa syukur atas 28 tahun menghadirkan harapan bagi keluarga Indonesia.
Cerita-cerita tersebut menjadi alasan Morula IVF Indonesia terus melangkah dan berinovasi selama hampir tiga dekade. Setiap senyuman orangtua, setiap detak jantung pertama yang terdengar, dan setiap bayi yang lahir melalui perjalanan penuh perjuangan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi Morula untuk terus menghadirkan harapan bagi lebih banyak keluarga Indonesia.
Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan selama 28 tahun sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan fertilitasnya kepada Morula, Morula IVF Indonesia menyelenggarakan perayaan bertema "28 Years of Delivering Hope" pada 25–26 Juli 2026 di Jakarta.
Baca juga: Susah Dapatkan Kehamilan? Faktor Usia dan Fertilitas Bisa jadi Salah Satu Penyebabnya
Kegiatan ini menghadirkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, sesi konsultasi bersama dokter fertilitas, kisah inspiratif dari pasangan yang berhasil menjalani program IVF, serta berbagai program apresiasi bagi peserta sebagai bagian dari komitmen Morula dalam memperluas akses terhadap layanan fertilitas yang berkualitas.
Mengusung tema "28 Years of Delivering Hope" peringatan hari jadi ke-28 ini menegaskan komitmen Morula IVF Indonesia untuk terus menghadirkan harapan bagi para pejuang dua garis melalui layanan fertilitas yang unggul, pendampingan yang penuh empati, pemanfaatan teknologi reproduksi terkini, serta semangat untuk terus menginspirasi lebih banyak pasangan agar tidak pernah berhenti percaya pada impian mereka.
Perayaan ini juga menjadi momentum bagi Morula IVF Indonesia untuk melanjutkan berbagai inovasi, memperluas akses terhadap layanan fertilitas berstandar internasional, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi.
Baca juga: Kesehatan Reproduksi Diyakini jadi Investasi Jangka Panjang Bagi Generasi Penerus
Dengan demikian, semakin banyak pasangan di Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan impian menjadi orangtua.
Perluas Jaringan melalui Morula International Fertility Clinic di BSD City
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas akses layanan fertilitas berstandar internasional di Indonesia, Morula IVF Indonesia akan menghadirkan Morula International Fertility Clinic (Morula IFC) yang berlokasi di Biomedica Campus, BSD City, Tangerang, dan dijadwalkan mulai beroperasi pada September 2026 mendatang.
Kehadiran Morula IFC menjadi langkah strategis Morula dalam menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan fertilitas yang komprehensif, modern, dan mudah dijangkau.
Berlokasi di kawasan BSD yang berkembang sebagai pusat hunian, bisnis, dan layanan kesehatan, Morula IFC diharapkan menjadi destinasi layanan fertilitas bagi masyarakat di wilayah Tangerang, Banten, Jabodetabek, hingga pasien dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Baca juga: Bahaya Kanker Serviks, Pentingnya Ibu dan Perempuan Jaga Kesehatan Reproduksi
Mengusung standar layanan l internasional, Morula IFC akan menghadirkan layanan fertilitas yang terintegrasi, mulai dari konsultasi, pemeriksaan diagnostik, program bayi tabung (IVF), laboratorium embriologi dengan teknologi terkini, hingga layanan pendukung lainnya yang dirancang untuk memberikan pengalaman pasien yang lebih nyaman, personal, dan komprehensif.
Pembukaan Morula IFC di BSD juga menjadi bagian dari komitmen Morula IVF Indonesia untuk terus memperkuat jaringan layanan nasional.
Dengan bertambahnya fasilitas ini, Morula berharap semakin banyak pasangan Indonesia dapat memperoleh akses terhadap layanan fertilitas berkualitas tinggi tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri.
Baca juga: Infertilitas jadi Masalah Serius, Pasangan yang Menikah Dianjurkan Pemeriksaan Organ Reproduksi
Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, MBA, FRANZCOG, Sp.OG menjelaskan, melalui Morula IFC, pihaknya ingin menghadirkan ekosistem layanan yang lebih komprehensif, mulai dari konsultasi, diagnosis, hingga program IVF dengan pendekatan yang personal dan berbasis bukti ilmiah.
Harapannya, semakin banyak pasangan Indonesia dapat memperoleh layanan fertilitas berkualitas tinggi di dalam negeri, sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan impian menjadi orang tua.
Kolaborasi Strategis
Pada momentum perayaan 28 tahun ini, Morula IVF Indonesia mengumumkan kolaborasi strategis dengan Bank Mandiri sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengalaman layanan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.
Melalui kemitraan ini, Morula IVF Indonesia dan Bank Mandiri akan menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kemudahan akses layanan fertilitas, mulai dari edukasi, kemudahan transaksi, hingga solusi finansial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi ini merupakan sinergi dua institusi dengan keahlian yang saling melengkapi. Morula IVF Indonesia menghadirkan layanan fertilitas yang komprehensif, sementara Bank Mandiri mendukung melalui solusi keuangan yang terpercaya, sehingga pasangan dapat menjalani program fertilitas dengan lebih nyaman dan terencana.
Baca juga: Kolaborasi BNN, Universitas Binawan Gelar Edukasi Bahaya Napza & Kesehatan Reproduksi di Batu Ampar
Presiden Direktur PT Morula Indonesia, Dr. dr. Ivan R. Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, Sp.OG, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh insan Morula Indonesia yang selama 28 tahun telah mendedikasikan diri untuk mendampingi perjalanan para pejuang buah hati.
“Setiap bayi yang lahir adalah pengingat bahwa harapan selalu layak untuk diperjuangkan. Kami ingin terus berjalan bersama lebih banyak keluarga Indonesia, memberikan pendampingan terbaik di setiap langkah menuju hadirnya buah hati, ” tambah Dr Ivan.
Dengan semangat "28 Years of Delivering Hope" , Morula IVF Indonesia akan terus berinovasi, memperluas akses layanan fertilitas berstandar internasional, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis agar semakin banyak pasangan di Indonesia memiliki kesempatan untuk mewujudkan impian menjadi orang tua.