Cerita Wanita Usia 45 Tahun Berjuang untuk Hamil dan Menanti 22 Tahun Akhirnya Punya Anak
Dodi Hasanuddin July 30, 2026 03:20 PM

WARTAKOTALIVE. COM, JAKARTA - Memasuki usia  ke-28, Morula IVF  Indonesia (Morula) tidak hanya merayakan  perjalanan panjang dalam  mendampingi keluarga  Indonesia mewujudkan  impian memiliki buah hati, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses  layanan fertilitas berkualitas melalui inovasi  layanan, pengembangan jaringan, serta kolaborasi strategis yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia.  

Selama hampir tiga dekade,   Morula telah mendampingi   ratusan ribu pasangan  dalam perjalanan menuju kehamilan, mulai dari usia   reproduksi lanjut, keguguran   berulang, gangguan kualitas sperma, hingga cadangan ovarium yang sangat rendah.

Baca juga: Morula IVF Indonesia Bantu Pasangan Mandul, Miliki Teknologi Canggih Bagi yang Ingin Bayi Tabung

Dibalik setiap keberhasilan   tersebut terdapat kisah   perjuangan yang menjadi   pengingat bahwa setiap perjalanan menuju kehamilan memiliki  tantangan yang berbeda dan membutuhkan pendekatan yang personal.  

Hal ini selaras  dengan komitmen Morula dimana setiap detak jantung pertama, setiap  tangis  bayi yang lahir, serta  setiap  keluarga  yang akhirnya  dipersatukan merupakan  pencapaian  dan kebahagiaan yang paling berarti.  

Dibalik setiap keberhasilan, ada  cerita  tentang  cinta yang tak pernah menyerah, keberanian untuk mencoba, kesabaran untuk menunggu, dan keyakinan bahwa harapan selalu memiliki tempat untuk bertumbuh.  

Baca juga: Skema Pembiayaan Fleksibel Bantu Pasien Akses Layanan Kesehatan Reproduksi dan Program Fertilitas

Beberapa kisah perjuangan pasangan yang  berhasil mewujudkan impian memiliki buah hati  bersama Morula IVF Indonesia:

Keguguran berulang

Setelah 5 tahun penantian panjang yang diuji oleh riwayat keguguran berulang, penantian Mom Dini & Dad Hakim akhirnya berbuah manis.  

Di usia Mom Dini  yang menginjak 45 tahun, keajaiban itu datang, sebuah garis dua yang menjadi bukti bahwa harapan selalu ada bagi mereka yang bertahan. Tangis bahagia saat mendengar detak jantung pertama sang buah hati menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan memiliki maknanya tersendiri.  

Gangguan kualitas sperma Selama 11 tahun, Mom Reno Intan dan Dad Hendrik menjaga harapan di tengah kenyataan yang  terasa   begitu berat.  

Saat  Dad Hendrik  divonis memiliki  gangguan kualitas sperma hingga donor sperma sempat menjadi pilihan, perjuangan  mereka kembali diuji karena Mom Reno Intan juga harus menghadapi kondisi seperti miom dan polip.  

Mereka telah menjalani 6 kali program IVF, termasuk merasakan kegagalan saat berobat di luar negeri dan menerima  berbagai  vonis yang  menyakitkan.

Baca juga: Merck Dorong Akses Fertilitas Lewat Teknologi Reproduksi, Inklusi, dan Pendekatan Empatik Pasien

Namun, semua itu tidak pernah membuat mereka berhenti melangkah. Sampai akhirnya berhasil hamil bersama Morula IVF Indonesia. 

Penantian 22 tahun  

Kisah lain datang dari Mom Mina dan Dad Yusuf datang dari Dusun Sumur, Desa Keramat, Sumenep, Madura. Sebelumnya  pasutri pejuang garis dua ini  telah menunggu selama 22  tahun.  

Salah satu ikhtiar Mom Mina dan Dad Yusuf untuk mendapat momongan adalah dengan bayi tabung. Baru sekali ikut program bayi tabung  di Morula IVF Indonesia, pasutri tersebut langsung mengandung dan dua bayi.  

Dengan kondisi AMH 0,1, harapan itu pernah terasa amat sangat kecil. Namun, Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa tidak ada doa dan usaha yang sia-sia.  

Baca juga: Faby Marcelia Berniat Bekukan Sel Telur, Khawatir Mandul saat Nikah Lagi?

Mereka akhirnya mendengar suara tangis bayi yang dinanti di usia  lebih dari 40 tahun. Sebagai bentuk rasa syukur   atas 28 tahun  menghadirkan   harapan bagi keluarga Indonesia.

Cerita-cerita tersebut menjadi alasan Morula IVF  Indonesia terus  melangkah dan berinovasi  selama hampir tiga dekade. Setiap senyuman orangtua, setiap detak jantung pertama yang terdengar, dan setiap  bayi  yang lahir melalui   perjalanan  penuh  perjuangan menjadi pengingat  sekaligus penyemangat bagi Morula untuk terus menghadirkan harapan bagi lebih banyak keluarga Indonesia. 

Sebagai  bentuk  rasa  syukur atas  perjalanan selama  28 tahun  sekaligus  apresiasi kepada masyarakat  yang telah  mempercayakan perjalanan fertilitasnya kepada  Morula, Morula IVF Indonesia  menyelenggarakan perayaan  bertema "28   Years of  Delivering  Hope"  pada 25–26  Juli 2026 di Jakarta.  

Baca juga: Susah Dapatkan Kehamilan? Faktor Usia dan Fertilitas Bisa jadi Salah Satu Penyebabnya

Kegiatan  ini  menghadirkan edukasi  mengenai kesehatan reproduksi, sesi  konsultasi bersama  dokter fertilitas, kisah inspiratif dari pasangan yang  berhasil  menjalani program  IVF,  serta  berbagai program  apresiasi bagi peserta  sebagai bagian  dari komitmen Morula  dalam memperluas  akses  terhadap layanan fertilitas  yang berkualitas. 

Mengusung tema "28 Years  of Delivering Hope" peringatan hari  jadi  ke-28  ini menegaskan  komitmen Morula  IVF Indonesia  untuk terus  menghadirkan harapan bagi  para  pejuang  dua  garis melalui  layanan  fertilitas yang unggul, pendampingan yang penuh  empati, pemanfaatan teknologi reproduksi  terkini, serta semangat  untuk  terus menginspirasi lebih  banyak pasangan agar tidak pernah berhenti percaya pada impian mereka. 

Perayaan  ini  juga  menjadi   momentum  bagi  Morula   IVF Indonesia untuk  melanjutkan berbagai   inovasi, memperluas akses terhadap  layanan fertilitas berstandar internasional, memperkuat kolaborasi  dengan  berbagai pemangku  kepentingan, serta  meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi.  

Baca juga: Kesehatan Reproduksi Diyakini jadi Investasi Jangka Panjang Bagi Generasi Penerus

Dengan  demikian,  semakin banyak pasangan di Indonesia memiliki  kesempatan  yang lebih  besar untuk mewujudkan  impian menjadi orangtua.

Perluas Jaringan melalui Morula International  Fertility Clinic di BSD City

Sebagai bagian dari  strategi jangka  panjang untuk memperluas  akses layanan fertilitas berstandar internasional di Indonesia, Morula  IVF Indonesia  akan menghadirkan Morula International  Fertility Clinic (Morula  IFC)  yang  berlokasi di Biomedica  Campus, BSD City, Tangerang, dan dijadwalkan mulai beroperasi pada September 2026 mendatang. 
 
Kehadiran Morula IFC menjadi langkah strategis  Morula dalam menjawab meningkatnya  kebutuhan masyarakat terhadap  layanan fertilitas  yang komprehensif, modern, dan mudah dijangkau.  

Berlokasi di kawasan BSD yang berkembang  sebagai pusat hunian, bisnis, dan layanan kesehatan, Morula IFC diharapkan  menjadi destinasi layanan fertilitas  bagi masyarakat di wilayah Tangerang, Banten, Jabodetabek, hingga  pasien   dari  berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. 

Baca juga: Bahaya Kanker Serviks, Pentingnya Ibu dan Perempuan Jaga Kesehatan Reproduksi

Mengusung standar layanan l internasional, Morula IFC akan menghadirkan  layanan fertilitas  yang  terintegrasi, mulai  dari konsultasi, pemeriksaan  diagnostik, program bayi  tabung  (IVF), laboratorium  embriologi dengan  teknologi  terkini, hingga  layanan pendukung lainnya  yang  dirancang   untuk memberikan   pengalaman  pasien  yang   lebih  nyaman,  personal,   dan komprehensif. 

Pembukaan Morula IFC di BSD juga  menjadi  bagian dari komitmen  Morula  IVF Indonesia untuk  terus   memperkuat  jaringan   layanan  nasional.  

Dengan  bertambahnya   fasilitas   ini,  Morula berharap semakin  banyak  pasangan Indonesia  dapat memperoleh akses terhadap layanan fertilitas berkualitas tinggi tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri. 

Baca juga: Infertilitas jadi Masalah Serius, Pasangan yang Menikah Dianjurkan Pemeriksaan Organ Reproduksi

Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, MBA, FRANZCOG, Sp.OG menjelaskan, melalui Morula IFC,  pihaknya  ingin menghadirkan ekosistem layanan  yang  lebih komprehensif, mulai dari   konsultasi, diagnosis, hingga   program  IVF  dengan   pendekatan  yang  personal   dan  berbasis  bukti  ilmiah.

Harapannya, semakin banyak pasangan Indonesia dapat memperoleh layanan  fertilitas berkualitas tinggi di dalam negeri, sehingga memiliki kesempatan  yang lebih besar untuk mewujudkan impian menjadi orang tua.
 
Kolaborasi Strategis  

Pada  momentum  perayaan 28  tahun  ini, Morula  IVF Indonesia  mengumumkan kolaborasi  strategis dengan Bank  Mandiri sebagai bagian  dari  komitmen menghadirkan pengalaman layanan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.

Melalui  kemitraan  ini, Morula IVF  Indonesia dan Bank Mandiri akan  menghadirkan berbagai  inisiatif  yang   mendukung  kemudahan akses layanan  fertilitas, mulai dari edukasi, kemudahan   transaksi,  hingga  solusi finansial  yang  disesuaikan dengan  kebutuhan masyarakat. 

Kolaborasi  ini  merupakan   sinergi  dua institusi  dengan keahlian yang  saling melengkapi. Morula  IVF Indonesia menghadirkan layanan fertilitas yang komprehensif, sementara Bank  Mandiri mendukung melalui  solusi  keuangan yang terpercaya, sehingga pasangan dapat menjalani program fertilitas dengan lebih nyaman dan terencana.  

Baca juga: Kolaborasi BNN, Universitas Binawan Gelar Edukasi Bahaya Napza & Kesehatan Reproduksi di Batu Ampar

Presiden Direktur PT Morula Indonesia, Dr. dr. Ivan  R. Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, Sp.OG,  turut  menyampaikan apresiasi  dan ucapan terima kasih  kepada  seluruh  insan Morula  Indonesia yang   selama 28 tahun telah   mendedikasikan  diri  untuk   mendampingi  perjalanan para pejuang buah hati. 

“Setiap  bayi  yang  lahir adalah pengingat bahwa harapan selalu layak untuk diperjuangkan. Kami  ingin   terus  berjalan bersama lebih   banyak keluarga Indonesia, memberikan  pendampingan terbaik di setiap langkah menuju hadirnya buah hati, ” tambah Dr Ivan.  

Dengan  semangat "28  Years   of  Delivering  Hope" , Morula   IVF  Indonesia  akan  terus berinovasi, memperluas akses layanan  fertilitas  berstandar internasional, serta memperkuat kolaborasi  dengan  berbagai  mitra   strategis  agar  semakin   banyak  pasangan di Indonesia memiliki kesempatan untuk mewujudkan impian menjadi orang tua. 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.