Pemkab Teluk Bintuni Perbarui Kerja Sama Infrastruktur Jalan dengan BBPJN
Hans Arnold Kapisa July 30, 2026 03:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni perbarui kerja sama tahun 2026 dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua Barat–Papua Barat Daya Kementerian PUPR.

Kerja sama para pihak terlaksana melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kepala BBPJN Wijayanto dan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy di Manokwari, Rabu (29/7/2026).

Kesepakatan ini menjadi komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi pembangunan jaringan jalan yang berkelanjutan di wilayah Teluk Bintuni

Agenda strategis yang dibahas mencakup pelaksanaan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, usulan peningkatan dan penyesuaian status jalan, serta penguatan aksesibilitas jaringan jalan di Teluk Bintuni.

Kepala BBPJN Wijayanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan.

“Semoga sinergi ini semakin memperkuat konektivitas wilayah dan menghadirkan infrastruktur jalan yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Yohanis Manibuy Minta Pendampingan Kejaksaan di Proyek Jalan Atibo-Kantor Bupati

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah pusat dan daerah berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta memudahkan masyarakat mengakses layanan dasar.

Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

Menurutnya, pembangunan jalan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik investasi, serta membuka akses lebih luas bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Teluk Bintuni mengalokasikan anggaran APBD untuk proyek pelebaran dan peningkatan Jalan Menuju Dua Jalur Atibo–Kantor Bupati, meliputi Ruas Mameh–Bintuni sepanjang 3,05 km dan Ruas Akses Pelabuhan Bintuni sepanjang 7,30 km.

Dengan koordinasi yang semakin erat, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi masyarakat berupa pemangkasan waktu tempuh, penurunan biaya transportasi, serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan infrastruktur jalan yang semakin baik, kami optimistis daya tarik investasi meningkat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Manibuy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.