TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan (Disbun) mulai merealisasikan Program Daerah Pala Unggul Tahun Anggaran 2026 dengan kegiatan perluasan tanaman pala di Distrik Karas.
Program ini menjadi strategi daerah untuk meningkatkan luasan areal tanam, produktivitas, serta kesejahteraan petani pekebun, sekaligus memperkuat posisi Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan berdaya saing dan berkelanjutan.
Kepala Disbun Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menjelaskan hasil verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) menetapkan alokasi 30 hektare di tiga kampung, yakni Kampung Faur, Kampung Malakuli, dan Kampung Tuberwasak.
“Tentunya dengan melibatkan lima kelompok tani dan 29 CPCL petani pekebun pala,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Ia mejelaskan bahwa sebanyak 3.000 bibit pala Tomandin unggul disalurkan untuk ditanam di lahan seluas 30 hektare.
Sementara proses penanaman dilakukan sesuai SOP Budidaya Pala Tomandin Fakfak dengan jarak tanam 10 x 10 meter atau sekitar 100 pohon per hektare.
Baca juga: Disbun Fakfak Tanam 10 Pohon Pala Tomandin Grafting di Median Jalan Dr Salasa Namudat
Sistem budidaya, kata Widhi, menggunakan pendekatan agroforestri, memadukan pala dengan tanaman tahunan maupun perkebunan lain yang sudah ada di lahan masyarakat.
“Pendekatan ini menjaga kelestarian lingkungan, mempertahankan tutupan vegetasi, serta meningkatkan kesuburan tanah. Sekaligus mendorong petani agar rutin merawat kebunnya melalui keberadaan komoditas pendamping yang bernilai ekonomi,” jelas Widhi.
Selain itu, Pemkab Fakfak melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalokasikan 50 hektare program perluasan tanaman pala dengan lokus pelaksanaan di Distrik Karas dan Distrik Fakfak Barat.
Program ini menggunakan pendekatan berbasis peminatan langsung (bottom-up) dari masyarakat.
Pendampingan Teknis
Plt Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Perkebunan Disbun Fakfak, Imelda Hegemur, menambahkan tim Disbun turun langsung ke Distrik Karas menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 42 dengan membawa 3.000 bibit pala unggul.
“Kami tidak hanya mendistribusikan bibit, tetapi juga memberikan edukasi teknis dan praktik langsung melalui demplot di beberapa lahan petani,” ujarnya.
Baca juga: Disbun Fakfak Rampungkan Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare
Pendampingan, meliputi penentuan titik tanam, penggunaan jarak tanam, pembuatan lubang, teknik penanaman bibit, hingga pemeliharaan awal tanaman.
“Harapan kami, seluruh bibit yang disalurkan dapat langsung ditanam dan menjadi kebun pala produktif di masa mendatang,” tutup Imelda.
Rincian Kelompok Tani