Pemkab Bangka Selatan Bakal Tertibkan PKL Berjualan di Parkir Terminal
Ajie Gusti Prabowo July 30, 2026 04:50 PM

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai mematangkan langkah penataan kawasan Terminal Toboali yang selama ini juga dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas pasar. Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan terminal sekaligus menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertib. Rencana tersebut dibahas dalam rapat internal yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bangka Selatan, M. Zamroni, mengatakan rapat tersebut dihadiri Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup. Pertemuan difokuskan untuk menyusun langkah-langkah yang segera dilakukan pemerintah daerah dalam menata kawasan Terminal Toboali yang setiap hari menjadi pusat aktivitas transportasi dan perdagangan masyarakat. Penataan dinilai penting karena fungsi terminal saat ini juga bercampur dengan aktivitas pasar.

"Hari ini kami melakukan rapat internal terkait penataan kawasan Terminal Toboali dan Pasar Rakyat Toboali di terminal bersama dinas-dinas terkait untuk membahas langkah yang perlu segera dilakukan pemerintah daerah," ujar Zamroni, Kamis (30/7).

Menurutnya, persoalan yang menjadi perhatian ialah masih adanya pedagang yang berjualan di area parkir terminal. Jumlah pedagang tersebut bersifat situasional, berkisar antara lima hingga sepuluh orang dan berubah setiap harinya. 

Kondisi itu dinilai mengganggu fungsi area parkir yang semestinya digunakan untuk kendaraan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan melakukan tindakan persuasif kepada para pedagang yang tidak berada pada lokasi yang seharusnya.

Pemerintah daerah telah menyiapkan lapak di dalam Pasar Rakyat Toboali sebagai lokasi relokasi bagi pedagang yang selama ini memanfaatkan area parkir. Langkah tersebut ditempuh agar para pedagang tetap dapat berusaha tanpa mengganggu fungsi fasilitas umum. Area parkir sendiri akan dikembalikan sesuai peruntukannya untuk kendaraan penjual, pembeli, maupun operasional terminal. 

"Kami sudah menyiapkan lapak untuk pedagang di dalam Pasar Terminal Toboali yang nanti bisa dimanfaatkan oleh para pedagang yang saat ini menggunakan area parkir," jelas Zamroni.

Diakui Zamroni, keberadaan pedagang di area parkir tidak hanya menghambat arus kendaraan yang keluar masuk terminal, tetapi turut berdampak terhadap pedagang yang telah menempati lapak resmi di dalam pasar. Kondisi tersebut membuat akses kendaraan menjadi kurang lancar dan berpotensi mengurangi omzet pedagang yang telah berjualan sesuai ketentuan. 

Pemerintah berharap penataan ini dapat menciptakan persaingan usaha yang lebih adil sekaligus mengembalikan fungsi Terminal Toboali sebagaimana mestinya. "Aktivitas pedagang di area parkir mengganggu kelancaran arus kendaraan dan juga berpotensi menggerus omzet pedagang yang sudah berada di dalam lapak pasar," pungkas Zamroni. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.