Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Dua jembatan gantung di Desa Talang Padang, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, yang mengalami kerusakan cukup parah segera diperbaiki melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Region Bengkulu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M. Saifullah, mengatakan Pertamina telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 390 juta untuk mendukung perbaikan dua jembatan gantung tersebut.
Bantuan CSR itu diberikan Pertamina sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses penghubung yang selama ini digunakan warga untuk beraktivitas.
"Pertamina Region Bengkulu akan membantu perbaikan dua jembatan gantung di Desa Talang Padang melalui program CSR dengan total anggaran sebesar Rp 390 juta," ucap M. Saifullah diwawancarai Kamis (30/7/2026).
Dijelaskan M. Saifullah, kondisi lantai kedua jembatan saat ini telah mengalami kerusakan cukup parah sehingga membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas setiap hari.
Karena itu, perbaikan akan difokuskan pada penggantian lantai jembatan yang rusak agar kembali aman digunakan oleh warga.
"Yang diperbaiki adalah bagian lantai jembatan yang kondisinya sudah rusak parah. Total panjang lantai jembatan yang akan diperbaiki mencapai 91 meter," kata M. Saifullah.
Kondisi Jembatan dan Harapan Perbaikan
Saifullah mengatakan, dua jembatan gantung ini merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Talang Padang.
Selain menghubungkan permukiman, jembatan juga dimanfaatkan warga untuk menuju lahan pertanian, perkebunan, hingga menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
"Dengan dilaksanakannya perbaikan, diharapkan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar dan risiko kecelakaan akibat kondisi jembatan yang rusak dapat diminimalkan," kata Kadis PUPR.
Apresiasi terhadap Dukungan CSR
M. Saifullah mengapresiasi dukungan Pertamina melalui program CSR yang dinilai turut membantu pembangunan infrastruktur di daerah.
Menurut M. Saifullah, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
"Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berharap proses perbaikan dapat segera dilaksanakan sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jembatan dengan aman dan nyaman," sampai M. Saifullah.