Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com.TAKENGON - Kelangkaan semen masih dirasakan oleh warga di kawasan Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh dalam sepekan terakhir.
Sejumlah warga yang berencana melakukan pembangunan terpaksa menunda pekerjaannya akibat sulitnya mendapatkan material bangunan tersebut di toko-toko pengecer.
Seorang warga Kampung Kemili, Bebesen, Aceh Tengah, Akbar mengaku kesulitan mencari semen setelah mendatangi beberapa toko di seputaran Terminal Lama Takengon.
Padahal, ia saat ini sangat membutuhkan semen untuk membangun rumahnya.
"Semen kosong di mana-mana. Kalaupun nanti ada tapi harganya melambung sampai Rp 100.000 per sak, saya terpaksa menunda dulu pembelian," ujar Akbar kepada TribunGayo.com ,Kamis (30/7/2026).
Kelangkaan semen ini dibenarkan oleh pengelola toko material Kawan Setia di Jalan HM Hasan Gayo, Kecamatan Lut Tawar, Cut Miranda.
Ia mengungkapkan bahwa tokonya sudah hampir satu minggu tidak menjual semen karena pasokan dari distributor terhenti.
Menurut Cut Miranda, pasokan semen sebenarnya sudah mulai terkendala sejak beberapa waktu lalu akibat faktor akses jalan.
Kendala distribusi tersebut membuat kapasitas angkut armada pengirim menurun drastis.
"Sebelumnya mobil bisa mengangkut hingga 700 sak, tapi belakangan hanya mampu membawa 300 sampai 400 sak saja," terang Cut Miranda.
Namun untuk kelangkaan total dalam seminggu terakhir, ia mendapat informasi bahwa masalah utama bersumber dari tingkat produsen.
"Informasi yang saya dengar, pasokan tersendat langsung dari pabriknya karena stok barang memang sedang tidak ada," tambahnya.
Meskipun terjadi kelangkaan semen, Cut Miranda memastikan harga bahan bangunan lainnya di pasaran sejauh ini masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan.
Ia berharap pasokan semen dapat segera kembali lancar agar harga tidak melonjak tajam.
"Kita berharap harga bisa segera normal kembali. Kasihan masyarakat kalau harganya sampai tembus di atas Rp 100.000 per sak," pungkasnya.
Sementara itu, pantauan TribunGayo.com beberapa waktu lalu harga semen di Aceh Tengah merek Andalas dijual mencapai Rp 95.000 per sak.
Di sisi lain, di kabupaten tetangga Bener Meriah harga semen saat ini dijual lebih dari Rp 100 ribu per sak.
Fenomena inipun menjadi masalah serius yang dihadapi masyarakat di wilayah tengah Aceh ini, ditengah upaya pemulihan pascabencana, logistik untuk bangunan masih terkendala. (*)
Baca juga: Cuaca Aceh Tengah Hari Ini Dominan Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lokal Menjelang Sore
Baca juga: Polres Aceh Tengah Monitor Harga dan Stok Semen, Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Baca juga: Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Aceh Tengah, 4 Ditangkap, Seorang Bandar Buron