Unmuh Bangka Belitung Libatkan Pegiat Seni Susun Prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukkan
Hendra July 30, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam Lokakarya Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Program Studi (Prodi) S-1 Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), yang digelar di Gedung Rusli Rahman Lantai 1, Ruang Rapat Unmuh Babel, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Prof Johan, M.Si., serta diikuti Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmuh Babel Dr Risnina Wafiqoh, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Seni Pertunjukan Dodi Pranata, M.Pd., Wakil Rektor III Unmuh Babel Yuanita, para pegiat seni, akademisi, hingga perwakilan pemerintah daerah tingkat kota dan provinsi.

Lokakarya ini menjadi langkah lanjutan setelah Unmuh Babel resmi membuka Program Studi S-1 Pendidikan Seni Pertunjukan pada semester ini.

Sebagai satu-satunya program studi seni di Bangka Belitung, PSP diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga pendidik seni sekaligus menjadi pusat pengembangan seni dan budaya daerah.

Wakil Rektor III Unmuh Babel Yuanita mengatakan, penyusunan visi dan misi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak agar program studi yang baru dibuka tersebut mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

"Harapannya kami bisa menghasilkan lulusan yang benar-benar dibutuhkan di Bangka Belitung, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan ini merupakan satu-satunya prodi seni yang ada di Bangka Belitung sehingga peluangnya sangat besar," kata Yuanita kepada Bangkapos.com, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan guru seni saat ini tidak hanya ada di jenjang sekolah dasar, tetapi juga pada tingkat menengah. Karena itu, kurikulum yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan tersebut.

Menurutnya, salah satu kekhasan yang akan diusung Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan adalah mengangkat budaya Tionghoa sebagai identitas atau penciri program studi.

"Setiap program studi memiliki ciri khas masing-masing. Kalau PGSD mengangkat kearifan lokal, maka di PSP kami ingin mengangkat budaya Tionghoa sebagai penciri. Kami juga menggandeng para pegiat seni yang selama ini telah bermitra dengan kampus untuk memberikan masukan dalam penyusunan program studi ini," ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Seni Pertunjukan Unmuh Babel Dodi Pranata mengatakan, lokakarya tersebut menjadi forum untuk menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan sebelum menyusun kurikulum secara final.

Menurutnya, visi, misi, tujuan, dan strategi yang dirumuskan akan menjadi dasar dalam menentukan profil lulusan hingga penyusunan kurikulum Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan.

"Tujuan utama kami adalah duduk bersama seluruh stakeholder untuk mendengarkan arahan dan masukan. Dari hasil itu nanti akan dirumuskan visi, misi, tujuan strategis, hingga profil lulusan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan," kata Dodi.

Dalam diskusi yang berlangsung, lanjut Dodi, sejumlah peserta memberikan masukan agar ke depan program studi tersebut semakin fokus pada pemenuhan kebutuhan guru seni budaya di sekolah.

Menurutnya, terdapat usulan agar nomenklatur program studi nantinya lebih mengarah pada Pendidikan Seni Budaya sehingga dapat mencakup berbagai bidang, mulai dari seni rupa, seni tari, seni musik hingga seni teater.

"Masukan-masukan itu menjadi bahan penting bagi kami. Sebelum kurikulum ditetapkan, visi, misi, tujuan, dan strategi program studi harus terlebih dahulu difinalkan karena itulah yang akan menjadi arah penyusunan kurikulum ke depan," ujarnya.

Melalui lokakarya tersebut, Unmuh Babel berharap Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan mampu berkembang menjadi program studi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia pendidikan, sekaligus berperan dalam pelestarian dan pengembangan seni serta budaya khas Bangka Belitung.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.