Polisi Selidiki Asrama Polda Jambi yang Terbakar, 8 Unit Ludes pada Kebakaran Kamis Siang
Suci Rahayu PK July 30, 2026 05:11 PM

TRIBUN JAMBI. COM, JAMBI - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan delapan rumah di kompleks asrama Polda Jambi, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kamis (30/7/2026) siang. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Jimmy Christian Samma mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti munculnya api.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran," ujar Jimmy.

Ia menyebutkan, berdasarkan data sementara, sebanyak delapan unit rumah di kompleks asrama terbakar. Meski demikian, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Ada delapan rumah yang terbakar. Ya, anggota selamat, lagi kerja semua," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.04 WIB melalui layanan darurat 112 dan operator pemadam kebakaran.

Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang. Untuk mencegah api meluas ke bangunan lain, Damkar Kota Jambi mengerahkan 13 unit armada dengan sekitar 60 personel.

Baca juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Asrama Polda Jambi, Berawal dari Kepulan Asap Kecil

Baca juga: Inilah Budi Dias Oktavianto, Staf KPK Terseret Kasus Korupsi Bupati Pemalang, Minta Imbalan Rp 2 M

"Pada saat kami sampai memang api sangat membesar karena tiupan angin yang sangat kencang. Kami langsung memproteksi beberapa bangunan lainnya sehingga tidak terjadi penyebaran," kata Mustari.

Menurut Mustari, salah satu tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah kepulan asap hitam pekat yang memenuhi lokasi kebakaran. Asap tersebut diduga berasal dari material mudah terbakar seperti kasur, plastik, karet, atau bahan bakar.

"Asap hitam pekat biasanya mengindikasikan kebakaran kelas B. Di lokasi ini salah satu yang terbakar adalah kasur sehingga menghasilkan asap hitam yang sangat pekat," ujarnya.

Kondisi itu membuat seluruh petugas yang masuk ke area kebakaran harus menggunakan alat pelindung diri lengkap, termasuk Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), agar dapat bernapas dan melihat kondisi di dalam lokasi kebakaran.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, sementara proses pendataan terhadap kerugian akibat peristiwa tersebut masih berlangsung. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Asrama Polda Jambi, Berawal dari Kepulan Asap Kecil

Baca juga: Setidaknya 7 Unit Asrama Polisi di Belakang Polda Jambi Kebakaran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.