TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto membuat program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Universitas Republik Indonesia (URI).
Menurut Muhammad Syafi'i, langkah itu untuk menyiapkan masa depan kualitas anak-anak Indonesia.
Baca juga: Komisi X DPR Desak Pemerintah Segera Jelaskan Soal Pembentukan Universitas Republik Indonesia
"Kalau masa depan yang lebih baik, pasti anak-anaknya harus sehat maka ada cek kesehatan, harus berilmu maka dibangun berbagai bentuk sekolah, mulai dari Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, sekarang ada lagi Universitas Republik Indonesia karena beliau ingin memastikan masa depan itu memang lebih baik," katanya.
Hal itu disampaikan Syafi'i saat memberikan sambutan pada Muharram Islamic Literacy Festival di Unit Percetakan Al-Quran Kementerian Agama, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).
Presiden Prabowo, kata Syafii, meyakini masa depan Indonesia dapat dilihat dari bagaimana negara memperlakukan anak-anak pada hari ini.
"Karena sasaran kita ini adalah anak-anak. Kata Pak Presiden, kalian mau tahu bagaimana Indonesia di masa depan? Jawabnya bagaimana kalian memperlakukan anak-anak saat ini," ujar Romo.
Meski begitu, Syafii menilai program-program tersebut harus menarik perhatian anak-anak.
Menurutnya, kegiatan literasi tidak cukup hanya dirancang dari sudut pandang orang dewasa.
"Saya ingin fokus, menarik enggak itu buat anak-anak? Kalau buat orang dewasa menarik, anak-anak belum tentu datang. Tapi kalau itu menarik buat anak-anak, kita pastikan orang tuanya datang, atau abang dan kakaknya akan datang mendampingi," ujarnya.
Dirinya mengusulkan agar kegiatan literasi juga diisi dengan berbagai aktivitas kreatif, seperti lomba menyanyi, membaca puisi, hingga kompetisi kreativitas bagi anak-anak.
Syafi berharap semakin banyak kegiatan yang mampu mendorong kreativitas dan kepedulian anak-anak.
Menurutnya, pemberian perhatian serta fasilitas yang memadai kepada generasi muda merupakan langkah penting untuk menyiapkan masa depan Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mendidik calon pejabat pemerintahan.
"Jadi Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya," kata Gubernur URI, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Universitas Republik Indonesia atau URI adalah lembaga pendidikan yang berfokus ke pengembangan sumber daya manusia untuk mencetak pemimpin atau pejabat di pemerintahan.
Pemerintah juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia di Indonesia.
"Jadi kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia," kata Donny.
Dia melanjutkan, URI juga akan terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).