Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Kerusakan crossway Waemusur akibat diterjang banjir bandang membuat aktivitas warga di tiga desa di Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, terganggu. Warga Desa Bea Ngencung, Lidi, dan Satarlenda kini harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengangkut sepeda motor saat hendak bepergian.
Keluhan tersebut disampaikan warga saat bertemu Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Manggarai Timur Lucius Modo bersama jajaran pengurus partai di pinggir Sungai Waemusur, Kampung Lidi, Desa Bea Ngencung, Kamis (30/7/2026).
Warga mengungkapkan, sejak crossway Waemusur rusak, kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintas, sementara sepeda motor juga sulit melewati jalur tersebut. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan komoditas menuju Borong.
Konstantinus Ambur, salah seorang warga setempat, mengatakan masyarakat harus menyewa jasa angkut motor agar tetap bisa melakukan perjalanan.
Baca juga: Jurnal Spizaetus Prodi Biologi Unipa Maumere Naik ke SINTA 3, Dua Jurnal Juga Terakreditasi SINTA
"Kalau kami mau ke Borong atau pulang, kami harus sewa angkut motor sampai Rp200 ribu untuk pergi dan pulang. Ini tentu semakin mempersulit ekonomi kami yang hanya memiliki penghasilan pas-pasan," ujarnya.
Selain menghambat mobilitas warga, banjir Sungai Waemusur juga berdampak pada sektor pertanian dan peternakan. Sejumlah ternak seperti sapi dan kambing dilaporkan hanyut terbawa banjir, sementara lahan sawah, tanaman pisang, dan komoditas pertanian warga di sepanjang bantaran sungai mengalami kerusakan akibat erosi.
Warga berharap pemerintah dapat membangun jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang, bukan hanya memperbaiki crossway yang dinilai tidak mampu menghadapi kondisi banjir besar.
"Kami minta dibangun jembatan dan dilakukan normalisasi sungai. Ini harapan besar masyarakat agar akses kami kembali lancar," kata Konstantinus.
Wakil Ketua BPD Desa Bea Ngencung, Jainudin Koda, menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrat Manggarai Timur yang telah melihat langsung kondisi masyarakat dan menampung aspirasi warga.
Ia berharap aspirasi pembangunan jembatan Waemusur dapat diteruskan hingga pemerintah pusat sehingga kebutuhan masyarakat tiga desa dapat segera mendapat perhatian.
Sekretaris Desa Bea Ngencung, Petrus Jehandur, juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, crossway Waemusur merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Bea Ngencung, Lidi, Satarlenda, serta wilayah lain di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat.
"Kerusakan crossway ini membuat aktivitas masyarakat terhambat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan komoditas. Kami berharap pembangunan jembatan bisa segera terwujud," ungkap Petrus.
Partai Demokrat Dorong Aspirasi Pembangunan Jembatan
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Manggarai Timur Lucius Modo bersama Sekretaris DPC Ambrosius Don dan anggota DPRD Manggarai Timur Fraksi Demokrat Basilius Teto turun langsung memantau kondisi kerusakan crossway Waemusur.
Lucius Modo mengatakan, pembangunan jembatan Waemusur dipilih sebagai aspirasi utama Partai Demokrat Manggarai Timur dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat.
Menurutnya, aspirasi tersebut akan disampaikan ke DPP Partai Demokrat untuk diteruskan kepada Fraksi Demokrat DPR RI dan selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kami memilih pembangunan jembatan Waemusur karena akses ini sangat strategis bagi masyarakat tiga desa di Kecamatan Ranamese, termasuk menghubungkan wilayah Manggarai dan Manggarai Barat," jelas Lucius.
Ia menambahkan, jalur tersebut juga menjadi akses penting menuju sejumlah destinasi wisata seperti Pulau Mules, Wae Rebo, dan kawasan wisata Labuan Bajo.
Lucius mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah daerah yang sebelumnya telah mengusulkan pembangunan jembatan Waemusur kepada pemerintah pusat dengan nilai anggaran sekitar Rp80 miliar.
"Kami berharap masyarakat mendukung dan berdoa agar aspirasi pembangunan jembatan ini dapat segera terwujud," katanya. (Rob)