Antispasi El Nino di Kota Ambon, BPBD Imbau Tiga Hal Ini Tuk Masyarakat 
Mesya Marasabessy July 30, 2026 05:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan  memberikan tiga imbauan kepada masyarakat memasuki musim El Nino. 

Imbauan itu sebagai bentuk kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem seperti kekeringan dan kebakaran hutan. 

Berikut tiga imbauan BPBD Kota Ambon yakni : 

1. Masyarakat diminta menjaga lingkungan, dengan melakukan pemeliharaan pohon pada pekarangan rumah dan sekitar. 

2. Masyarakat diimbau membuang sampah pada tempatnya dan tidak membakar dahan pohon yang berpotensi menyebabkan kebakaran. 

3. Tidak memboros air bersih, karena saat kemarau panjang menyebabkan debit air berkurang. 

"Masyarakat harus berwaspada lebih awal, dengan mengantisipasi lebih awal," ujarnya saat di wawancarai TribunAmbon.com, di Balai Kota Ambon, Kamis (30/7/2026). 

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI dan Provinsi Maluku, Pemprov Canangkan Lomba dan Gerakan Indonesia Aktif

Baca juga: Ekspor Olahan Tuna ke Jepang Bebas Tarif

Sebelumnya, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena telah menyatakan kesiapsiagaan menghadapi musim El Nino ini. 

Fokus utamanya pada penyaluran air bersih kepada masyarakat. 

Ia menilai pasokan air bersih di kota Ambon masih cukup rawan. 

"Cara kita dan solusinya akan salurkan air bersih kepada masyarakat," tungkasnya. 

Diketahui El Nino dan La Nina adalah dua bentuk perubahan iklim alami di Samudra Pasifik yang berlawanan.

El Nino membuat suhu air laut panas dan memicu kekeringan, kekurangan air bersih dan resiko kebakaran hutan yang tinggi.

Sedangkan La Nina membuat suhu air laut dingin dan memicu hujan lebat.

Kondisi cuaca ekstrem ini sering terjadi di Indonesia salah satunya Kota Ambon, Maluku. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.