Bupati Gowa Husniah Talenrang Letakkan Batu Pertama Proyek RS Regional di Malino
Ari Maryadi July 30, 2026 06:07 PM

 

TRIBUN-GOWA.COM, SUNGGUMINASA – Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyambut dimulainya pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Kamis (30/7/2026).

Pembangunan rumah sakit yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) itu ditandai dengan prosesi ground breaking di Jalan Anoa, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

RS Regional Wilayah Selatan dibangun di atas lahan milik Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa seluas sekira 21 ribu meter persegi.

Sementara luas lahan yang dimanfaatkan untuk pembangunan rumah sakit mencapai sekitar 9.907 meter persegi.

Bangunan tahap pertama terdiri dari empat lantai termasuk basement, serta gedung ruang rawat inap dan ruang isolasi tiga lantai.

Lokasi pembangunan rumah sakit berjarak sekitar 58,8 kilometer dari Kota Makassar

Dengan waktu tempuh sekitar dua jam 15 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Rumah sakit tersebut berada sekitar 300 meter dari kawasan Hutan Pinus Malino dan tepat di belakang Kantor Camat Tinggimoncong.

RS Regional ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dataran tinggi seperti, Kecamatan Biringbulu, Tombolopao, Parigi, Parangloe, Manuju

Selain itu, Sinjai Barat, Bulukumba 

Ground breaking dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Anggota DPRD Sulsel dr. H. Fadli Ananda, Karumkit RSAL Letkol Laut dr. Suhadi, serta Kaur Yankes mewakili Kabidokes Polda Sulsel AKP H. Saur.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Hj. Mustikavi Arifin, Direktur Tuju Wali-Wali Iskandar, CEO Bosowa Corp Subhan Akhsan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengatakan rumah sakit tersebut tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Gowa, tetapi juga daerah sekitar.

"Rumah sakit regional ini bukan hanya dimanfaatkan oleh Kabupaten Gowa saja, tetapi juga oleh kabupaten/kota di sekitarnya, khususnya Sinjai, Bulukumba dan wilayah selatan lainnya," kata Husniah.

Ia menilai kehadiran rumah sakit akan membuka peluang besar, tidak hanya di sektor kesehatan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan wisata Malino.

"Kecamatan Tinggimoncong adalah wilayah pariwisata. Masyarakat di sekitar sini akan merasakan manfaat yang sangat besar, bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga pertumbuhan ekonomi. Banyak UMKM yang akan tumbuh dengan hadirnya rumah sakit regional ini," ujarnya.

Menurut Husniah, masyarakat dataran tinggi selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan karena harus menuju Sungguminasa bahkan Makassar.

"Kadang masyarakat di dataran tinggi harus turun ke Sungguminasa bahkan ke Makassar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan hadirnya rumah sakit regional di Tinggimoncong tentu akses kesehatan masyarakat akan jauh lebih mudah," ucapnya.

Ia mengaku masyarakat telah lama menantikan pembangunan rumah sakit tersebut.

"Saya sudah ditagih-tagih masyarakat sini, kapan rumah sakit ini dibangun. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena Tinggimoncong adalah pilihan berlibur dan tentu harus didukung fasilitas kesehatan yang memadai," katanya.

Husniah juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel atas pembangunan rumah sakit tersebut.

"Saya berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur. Memang perjalanan ke sini sekarang masih agak terhambat, tetapi saya jamin satu tahun ke depan jalan multiyears 2027 selesai bersamaan dengan rumah sakit regional ini sehingga hambatan itu tidak akan lagi kita temukan," bebernya.

Ia optimistis pembangunan rumah sakit akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke Kabupaten Gowa, baik untuk kebutuhan wisata maupun pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan RS Regional Wilayah Selatan dibangun untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan perbatasan wilayah selatan Sulsel.

"Harapannya menjadi rumah sakit representatif bagi masyarakat di wilayah perbatasan, karena selama ini banyak masyarakat yang harus ke Makassar dengan medan yang cukup sulit," ucap Andi Sudirman.

Ia mengatakan rumah sakit tersebut dirancang bertipe C, namun fasilitas dan peralatan medisnya disiapkan setara rumah sakit tipe B.

"CT Scan, X-Ray, dokter spesialis dan berbagai alat kesehatan akan kita siapkan, sehingga menjadi harapan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Gowa, Bulukumba, Sinjai dan wilayah selatan," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan RS Regional Wilayah Selatan merupakan bagian dari proyek multiyears 2026-2027 

Total anggarannya sebesar Rp 161 miliar dari anggaran APBD Pemprov Sulsel 

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.