SURYA.CO.ID SURABAYA - Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) cabang Surabaya menggelar Seminar Parenting bertema "Membangun Keluarga Tangguh untuk Generasi Berkarakter" sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak di tengah pesatnya perkembangan era digital.
Seminar yang menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintah dan praktisi itu menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi para orangtua siswa ini digelar di Aula SMP Negeri 13 Surabaya, Kamis (31/7/2026).
Berbagai persoalan yang kini mengancam tumbuh kembang anak, mulai dari cyberbullying, kekerasan terhadap anak hingga penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut.
Ketua IIDI Surabaya Widya Beta Subakti mengatakan organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan itu meyakini masyarakat yang sehat berawal dari keluarga yang tangguh. Karena itu, penguatan peran orangtua menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang berkarakter.
Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber kembali mengingatkan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif.
Baca juga: Meriah Peringatan HUT Ke-71 IIDI Cabang Surabaya Komitmen Pengabdian Masyarakat
"Dari paparan materi nanti kita simak bersama, kita kembali diingatkan bahwa benteng terkuat bagi anak-anak berawal dari rumah," ujarnya.
Widya menegaskan, ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun moral dan karakter anak.
"Ketahanan keluarga adalah fondasi utama dalam membentengi moral dan karakter mereka."
Ia menambahkan, lingkungan keluarga yang aman, penuh kasih sayang, dan dibangun melalui komunikasi yang terbuka akan membuat anak tidak mencari pelarian di luar rumah.
"Ketika rumah menjadi tempat yang aman, penuh kasih sayang, dan memiliki komunikasi yang terbuka, anak-anak tidak akan mencari pelarian di luar sana."
Widya berharap seluruh materi yang disampaikan para narasumber dapat menjadi bekal bagi para orangtua dalam mendampingi tumbuh kembang anak..
Baca juga: Ketua TP PKK Sidoarjo : Ibu Harus Bisa Menciptakan Keluarga Tangguh di Era Digital
"Semoga wawasan yang disampaikan oleh para narasumber hebat kita tadi memberikan bekal praktis dan inspirasi bagi kita semua dalam mendampingi tumbuh kembang putra-putri tercinta."
Dalam seminar tersebut, Tutus Wahyu Widagdo dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Surabaya menekankan pentingnya kehadiran orangtua dalam kehidupan anak.
Menurutnya, kedekatan emosional menjadi salah satu kunci agar anak merasa didengar dan terlindungi ketika menghadapi berbagai persoalan.
Sementara itu, Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Surabaya Rahmatika Ramadhan mengajak para orangtua mengenali berbagai bentuk penyalahgunaan obat, termasuk fenomena pil koplo yang belakangan menjadi perhatian.
Ia menilai pemahaman tersebut penting agar orangtua lebih waspada apabila menemukan perubahan perilaku yang tidak biasa pada anak sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Seminar parenting ini turut menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi sebagai keynote speaker.
Hadir pula Kepala Dinas DP3APPKB Kota Surabaya Ida Widayati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati, serta Kepala SMP Negeri 13 Surabaya Syamsul Hadiwiyono.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai fondasi lahirnya generasi berkarakter.