Bupati Warsubi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, 270 Siswa SD-SMA Resmi Masuk Asrama
Sudarma Adi July 30, 2026 07:32 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi memulai operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1  Jombang yang berlokasi di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, pada Kamis (30/7/2026).

Peresmian gedung permanen baru tersebut ditandai dengan gelaran Open House sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 270 siswa baru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, didampingi Wakil Bupati Salmanudin Yazid, jajaran Forkopimda, Sekda Jombang, Kepala Dinsos Agung Hariadi, serta Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, Andik Minarto.

Baca juga: Sejumlah Ruko di Jombang Dibongkar Jelang Muktamar ke-35 NU, DPRD: Yang Penting Warga Tak Dirugikan

"Melalui Sekolah Rakyat ini, kami ingin memastikan seluruh anak memiliki peluang yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik tanpa dibatasi kondisi ekonomi maupun sosial," tegas Bupati Warsubi dalam sambutannya.

Tampung 270 Siswa dengan Sistem Berasrama

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, Andik Minarto, menjelaskan bahwa pada tahun ajaran perdana ini, sekolah menampung total 270 siswa.

Kuota tersebut terbagi rata menjadi 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA yang seluruhnya akan mengikuti sistem pendidikan berasrama.

"Hari ini kegiatan pembelajaran dan MPLS efektif dimulai. Open house ini menjadi penanda awal operasional penuh Sekolah Rakyat di lokasi permanen," kata Andik.

Ia menegaskan, meski pengerjaan fisik di beberapa sudut kawasan sekolah masih terus berjalan, proses KBM tidak akan terganggu karena sarana utama telah siap 100 persen.

Fasilitas yang sudah beroperasi meliputi gedung pembelajaran SD, asrama putra dan putri, fasilitas dapur umum, ruang ibadah, hingga kantin. Sementara itu, fasilitas pendukung seperti rusun guru, masjid kawasan, dan guest house masih dalam tahap penyelesaian akhir.

Dorong Semangat Anak-Anak Kurang Mampu

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta didik agar memanfaatkan fasilitas negara ini secara sungguh-sungguh untuk mengubah masa depan.

"Kesempatan yang kalian peroleh hari ini merupakan bekal berharga. Teruslah belajar dengan disiplin, percaya pada kemampuan diri, dan jangan pernah menyerah karena setiap anak berhak untuk berhasil," pesannya.

Bupati juga menginstruksikan para tenaga kependidikan untuk memberikan pendampingan secara inklusif dan ramah anak, demi menciptakan suasana belajar berasrama yang aman dan kondusif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.