Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, KUMAMOTO — Gubernur Prefektur Kumamoto, Takashi Kimura, meminta masyarakat tetap waspada menyusul gempa besar dengan intensitas maksimum 7 pada skala seismik Jepang yang mengguncang wilayah tersebut, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 16.27 waktu setempat.
"Bersamaan dengan terjadinya gempa, Pemerintah Prefektur Kumamoto secara otomatis mendirikan Markas Besar Penanggulangan Bencana untuk mempercepat penanganan keadaan darurat," ungkap sumber Tribunnews.com di pemda Kumamoto Kamis (30/7/2026).
Gubernur Kimura sendiri mengatakan pemerintah prefektur akan bekerja sama erat dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Pasukan Bela Diri Jepang, kepolisian, dan dinas pemadam kebakaran.
Prioritas utama adalah segera mengetahui skala kerusakan, menyelamatkan korban, serta menjamin keselamatan seluruh warga Prefektur Kumamoto.
“Untuk pertama-tama, kami akan mengerahkan segala upaya untuk segera menilai tingkat kerusakan dan memprioritaskan keselamatan warga prefektur,” ujar Kimura lagi.
Baca juga: Korban Tewas Gempa Jepang M 7,1 Bertambah Jadi 30 Orang, Pencarian Masih Berlangsung
Gubernur juga mengingatkan bahwa gempa susulan kemungkinan masih akan terus terjadi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan lingkungan tempat tinggal tetap aman.
Karena peringatan tsunami telah dikeluarkan, warga diminta tidak mendekati pantai maupun kawasan pesisir.
Kimura mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi serta instruksi resmi yang disampaikan pemerintah daerah, kepolisian, dan pemadam kebakaran.
Bagi warga yang perlu mengungsi, proses evakuasi disarankan dilakukan ketika kondisi masih terang agar perjalanan menuju tempat perlindungan dapat berlangsung lebih aman.
Pemerintah Prefektur Kumamoto menegaskan akan terus mengutamakan perlindungan nyawa dan keselamatan masyarakat selama penanganan bencana tersebut.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com