Polres Mojokerto Bareng Petani Tanam Jagung Serentak Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Dyan Rekohadi July 30, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO – Polres Mojokerto menegaskan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui aksi nyata penanaman jagung serentak di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Aksi penanaman masif itu dipusatkan di lahan seluas 6 hektare Tanah Kas Desa (TKD) di Dusun Lebak, Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (30/7/2026).

Langkah strategis itu menjadi bukti komitmen kepolisian dalam mengawal program pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian pangan daerah.

Baca juga: Nestapa Kakek Doso Hilang 2 Hari di Mojokerto, Proses Evakuasi Pakai Truk jadi Viral

 
Sinergitas Lintas Sektor Perkuat Swasembada Pangan


Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata hadir langsung memimpin penanaman jagung serentak kuartal III bersama Forkopimca Pungging dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Kehadiran jajaran aparat keamanan di tengah ladang menjadi simbol soliditas menjaga kedaulatan pangan lokal.

"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama," ujar AKBP Andi usai penanaman jagung serentak di Pungging, Kamis (30/7).

Sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI dan Pemdes dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat swasembada pangan Nasional.

Baca juga: Polres Mojokerto Resmi Operasikan Tilang Elektronik di Simpang Empat Sooko

 
Targetkan Hasil Panen Melimpah Hingga 8 Ton Per Hektare


Sebagai wujud dukungan konkret, jajaran kepolisian turut menyalurkan bantuan benih berkualitas kepada para petani lokal.

Kapolres Mojokerto, AKBP Andi menyerahkan secara simbolis bibit jagung pada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Penggunaan varietas unggul diharapkan mampu mendongkrak hasil produktivitas pertanian secara signifikan.

Adapun penanaman jagung ini menggunakan bibit perkasa sakti sekitar 160 kilogram, yang ditargetkan dapat menghasilkan 7-8 ton per/ hektare.

"Kami berharap produksi jagung di Kabupaten Mojokerto terus meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap tercapainya Swasembada Pangan Nasional," Pungkas AKBP Andi.

Ia menambahkan bahwa, pihaknya mendukung program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban.

Terlebih, k eberhasilan program swasembada pangan diperlukan kolaborasi, komitmen bersama seluruh elemen mulai dari pemerintah, aparat hingga petani sebagai ujung tombak.

"Polri siap mendukung serta mengawal program pemerintah agar dapat berjalan optimal," pungkas AKBP Andi.

Baca juga: Polres Mojokerto Terapkan Layanan SKCK Full Online, Bebas Antre dan Bebas Ribet

 
Serap Aspirasi Petani Lewat Diskusi Interaktif


Usai melakukan penanaman bibit secara simbolis, jajaran kepolisian langsung menggelar ruang dialog terbuka bersama para petani Pungging.

Setelah kegiatan penanaman dilanjutkan dengan diskusi interaktif, dari petani terkait kondisi areal persawahan di wilayah Pungging di antaranya pemanfaatan lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian dan strategi peningkatan hasil panen jagung pipil.

Seluruh masukan dan keluhan petani di lapangan dicatat untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait.

Kapolres Mojokerto juga menegaskan aspirasi dari para petani menjadi perhatian bersama, sebagai evaluasi untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.