BANGKAPOS.COM, BANGKA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka membuktikan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui program Natak Masjid.
Kali ini, kegiatan silaturahmi dan penyerapan aspirasi keumatan tersebut sukses digelar di Masjid Nurul Huda, Desa Neknang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Kamis (30/7/2026) malam.
Kegiatan yang sarat kehangatan ini dihadiri oleh delapan pengurus inti MUI Kabupaten Bangka, tiga pengurus MUI Kecamatan, serta disemarakkan oleh kehadiran tokoh agama, pengurus masjid, dan warga Desa Neknang.
Ketua rombongan, Ustadz H. Tego yang hadir mewakili Ketua Umum MUI Kabupaten Bangka menegaskan, program Natak Masjid merupakan wujud nyata kedekatan ulama dengan umatnya.
"Tujuan kami bukan hanya bersilaturahmi, tetapi juga menyerap aspirasi sekaligus mengetahui berbagai permasalahan umat secara langsung. Dengan begitu, MUI dapat merumuskan langkah pembinaan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan," kata Tego.
Ia juga menekankan bahwa masjid memiliki fungsi strategis sebagai pusat peradaban, sehingga harus terus dimakmurkan tidak hanya lewat ibadah ritual, tetapi juga melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Tausiah Inspiratif, perkuat sinergi hadapi kompleksitas zaman.
Rangkaian acara semakin bermakna dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ahmad Zakwan, dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Menjaga keutuhan dan persatuan umat di tengah dinamika sosial, menjadikan masjid sebagai poros utama pembelajaran Islam dan pembentukan akhlak mulia," kata Ahmad Zakwan.
Selain itu, ia mengingatkan tantangan hidup umat Islam di era modern semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara ulama, pengurus masjid.
Masyarakat mutlak diperlukan untuk menjaga nilai-nilai keislaman di lingkungan akar rumput, dialog Interaktif dan Antusiasme Tinggi
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Puncak acara diisi dengan dialog interaktif, di mana warga Desa Neknang antusias menyampaikan berbagai masukan, pertanyaan seputar keagamaan, hingga persoalan sosial kemasyarakatan kepada jajaran pengurus MUI.
Melalui agenda rutin Natak Masjid, MUI Kabupaten Bangka optimis komunikasi dua arah antara ulama dan umat dapat terjalin semakin efektif.
Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan keumatan di Kabupaten Bangka.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)