Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Di tengah maraknya aksi swadaya masyarakat desa dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengaku belum menerima arahan maupun pembahasan resmi terkait wacana pengalokasian bantuan pembangunan jalan desa dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Baca juga: Gubernur Mirza Minta Maaf Seusai Viral Warga Melahirkan dalam Mobil Gegara Jalan Rusak
Taufiqullah menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui adanya rencana pemberian hibah atau program bantuan pembangunan jalan yang ditujukan khusus bagi pemerintah desa maupun kabupaten/kota.
"Saya belum dengar itu. Kalau terkait perencanaan dan penganggarannya, lebih baik ditanyakan ke Bappeda karena itu ranah perencanaan makro," ujar Taufiqullah, Kamis (30/7/2026).
Meski demikian, secara regulasi, Taufiqullah menjelaskan bahwa Pemprov sebenarnya dimungkinkan menyalurkan bantuan infrastruktur. Skemanya dapat berupa hibah anggaran kepada pemerintah daerah setempat atau berupa penugasan langsung kepada Pemprov untuk mengeksekusi pengerjaan fisik jalan.
Ia menekankan bahwa fokus utama Dinas BMBK selama lima tahun terakhir tetap terpusat pada pembangunan dan pemeliharaan jalan berstatus provinsi sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, pihaknya menyatakan siap jika sewaktu-waktu menerima instruksi penugasan penanganan jalan kabupaten atau desa.
"Kalau nanti ada arahan untuk melaksanakan pembangunan jalan kabupaten, ya kami siap. Nanti tinggal dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, jalan mana yang menjadi prioritas," tambahnya.
Persoalan buruknya kondisi infrastruktur jalan di Lampung sebelumnya kembali menyita perhatian publik setelah seorang ibu melahirkan di dalam minibus akibat tertahan kondisi jalan rusak parah di Kabupaten Way Kanan.
Menanggapi musibah kemanusiaan tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melayangkan permohonan maaf terbuka dan tulus kepada masyarakat atas kelalaian infrastruktur tersebut.
"Saya mewakili pemerintah ya, baik provinsi maupun kabupaten. Tentu saya atas nama pemerintah memohon maaf kepada masyarakat, terutama atas peristiwa ibu yang melahirkan di jalan rusak Way Kanan," tutur Gubernur Mirza di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026).
( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )